oleh

Airlangga – Suharso Diwacanakan Duet di Pemilu 2024

JAKARTA, RAKYATSULSEL.CO – Koalisi nasionalis-religius menjadi salah satu yang ideal untuk Airlangga berlaga di pilpres 2024. Dengan kultur masyarakat Indonesia yang general dan heterogen, perlu adanya satu kesepahaman.

Wacana koalisi Hal ini direspons oleh PPP sebagai parpol berbasis ideologi Islam. Wakil Ketua Umum DPP PPP Amir Uskara menyebut, wacana koalisi nasionalis-religius patut dipertimbangkan. Wacana ini akan dibahas internal PPP.

Menurutnya, hingga saat ini PPP belum membahas terkait Pilpres 2024. PPP masih disibukkan dengan konsolidasi internal di tingkat daerah.
Soal calon presiden dan wakil presiden, PPP tentu saja akan mengutamakan kader terbaiknya. Yakni Suharso Monoarfa untuk maju di Pemilu 2024.

Kemungkinan membentuk koalisi dengan Golkar dengan mengusung Airlangga-Suharso sebagai capres dan cawapres 2024, PPP menilai, kemungkinan tersebut sangat terbuka. Terlebih saat ini, PPP belum memutuskan dan membahas resmi terkait pasangan presiden dan wakil presiden.

Seperti diketahui, Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia Partai Golkar mendorong Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto membangun komunikasi dengan partai berbasis agama. Terutama menjaga hubungan baik dengan ulama.

Sekjen DPP Satkar Partai Golkar Ashraf Ali mengatakan, koalisi nasionalis religius menjadi salah satu yang ideal untuk Airlangga berlaga di pilpres 2024.

“Secara politik, karakter masyarakat atau voter itu hanya 30 persen yang pilihannya statis. Sedangkan 70 persen yang lain dinamis. Sebanyak 30 Persen pemilih statis ini adalah kader, pengurus dan simpatisan,” jelas Ashraf.

Masyarakat Indonesia, lanjutnya, perlu sentuhan emosionalitas tertinggi terkait keagamaan. “Bagi seorang politisi atau partai politik siapa yang bisa merebut wilayah itu, kemungkinan akan mendapatkan dukungan dari masyarakat,” pungkasnya. (/fin)