oleh

Bencana di Luwu, Danyon D Satbrimob Polda Sulsel Bantu Evakuasi Warga

LUWU, RAKYATSULSEL.CO – Batalyon D Pelopor dipimpin langsung Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Muhammad Agus lakukan evakuasi bencana di Luwu, Selasa (5/10).

Kegiatan SAR hari ke 2 Pasca banjir dan tanah longsor di beberapa titik di Kabupaten Luwu. Diantaranya, Kecamatan Walenrang Utara, Lamasi Timur, Walenrang Timur, dan Walenrang Barat.

Kegiatan diawali pada pukul 08:00 WITA dengan menggelar apel gabungan SAR yang dipimpin oleh Danramil Walenrang Kapten Inf. Agus Purnomo di Posko penanganan Bencana, Desa Bolong, Kecamatan Walenrang Utara.

Lalu, penanganan bencana dimulai saat Tim SAR Batalyon D Pelopor bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan penyisiran sepanjang sungai Desa Sangtangdung Kec. Walenrang Utara dipimpin Aipda Aswanto.

Sementara itu, Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Muhammad Agus bersama Bupati Luwu Basmin Matayyang meninjau beberapa lokasi terdampak bencana banjir disertai penyaluran sembako kepada masyarakat terdampak bencana.

Dalam giat ini, Tim SAR gabungan berhasil membuka akses jalan Trans Toraja-Walenrang, yang sebelumnya tertimbun tanah longsor.

Lalu, dari hasil evakuasi ditemukan pula 4 Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang tertimbun tanah longsor di Dusun Simbong Desa Ilambatu Kecamatan Walenrang Barat dalam keadaan meninggal dunia. Diantaranya Amman (14), Imam (6), Furqan (5), Opang (10).

Danyon D Pelopor bersama anggota Brimob dan keluraga korban mengusung jenazah dan menghadiri pemakaman korban longsor yang berjarak sekitar 3 KM dari tempat kejadian.

Menurut Kompol Muhammad Agus, penanganan bencana di Luwu sudah berjalan dengan baik. Itu, berkat kerjasama dari relawan SAR, pemerintah dan TNI-Polri, serta masyarakat luwu raya.

“Mereka mempunyai sifat kekeluargaan dan kegotong royongan yang kental dalam hal pemberian bantuan berupa tenaga dan donasi,” ungkap Agus.

Begitu juga potensi SAR dan karang taruna sudah terbentuk di desa hingga kecamatan. “Mereka sigap terkait tanggap darurat dalam melakukan reaksi cepat untuk bergabung dengan Potensi SAR yang sudah ada,” bebernya. (Ahmad)