oleh

Tinjau SMK 3 Makassar, Guru Honorer Curhat ke APT

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi NasDem, Andre Prasetyo Tanta melakukan kunjungan kerja di daerah pemilihan (Dapil) tepatnya di Aula SMK Negeri 3 Makassar, Jalan Bontotene, Kelurahan Manuruki, Kecamatan Tamalate, Senin 4 Oktober 2021.

Kehadiran APT didampingi oleh Azis selaku sekretaris kelurahan manuruki. APT disambut oleh Drs Farid selaku kepala sekolah beserta para guru dan siswa SMK Negeri 3 Kota Makassar.

Dalam sambutannya dihadapan para guru dan siswa, APT menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini untuk melihat sekaligus mendengar secara langsung apa yang menjadi keluhan para guru dan siswa. Apalagi selama masa pandemi Covid-19 sektor pendidikan paling merasakan dampaknya.

Kepala sekolah SMK Negeri 3 Kota Makassar, Drs Farid meyampaikan apresiasi dan rasa bangga karena APT menyempatkan menemui guru dan siswa mendengarkan keluhan. “Ini bukti bahwa pak APT peduli dengan dunia pendidikan,” ujar Farid.

Farid menambahkan, dari 80 tenaga pendidik di SMK 3, sebanyak 30 orang adalah tenaga honorer ada yang sudah mengandi selama 10 tahun. “Saya selaku kepala sekolah memohon kepada pak APT agar bisa ada alokasi anggaran APBD untuk insetif mereka,” terang Farid.

Lain halnya dengan Kamaluddin yang merupakan guru honor yang setiap harinya mengajar dilaboratorium mengeluhkan prasarana komputer sebagai media pembelajaran. “Prasarana Komputer ini sangat minim di SMK 3 kami hanya memiliki 10 unit. Sedangkan siswa lebih dari jumlah komputer yang baisa dipakai untuk belajar atau ujian,” terangnya.

Lanjut Kamaluddin mewakili guru honorer lainya adalah terkait kesejahteran seperti yang disampaikan oleh kepala sekolah yakni insetif bagi yang sudah mengabdi selama 10 tahun.

Sedangkan Ketua Osis SMK 3 Muhammad Rifki mengeluhkan mutu dari kualitas pertemuan daring dan kuota yang tidak pernah lagi diberikan baik kepada guru maupun siswa. Dia meminta agar secepatnya diadakan pertemuan tatap muka meski masih terbatas.

Menaggapi keluhan guru dan siswa, APT mengungkapkan bahwa dunia pendidikan adalah sektor yang paling menentukan masa depan anak generasi kedepanya. “Maka memang perlu di tunjang dengan prasarana yang memadai untuk mendapatkan kualitas generasi yang baik. Maka itu saya selaku anggota DPRD siap memperjuangkan apa yang menjadi asiprasi dari para guru dan siswa,” tegas APT. (*)