oleh

Siswa Dilarang Jajan di Sekolah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk tingkat SMP di Kota Makassar mulai digelar, hari ini. Sedikitnya, ada 28 sekolah yang diizinkan untuk mengikuti simulasi PTM tahap awal ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Amalia Malik mengatakan telah melarang sekolah untuk membuka kantin dan aktivitas ekstrakurikuler selama PTM terbatas. Menurut dia, pergerakan siswa harus benar-benar diawasi agar tidak menimbulkan hal-hal yang bisa memicu peredaran Covid-19.

“Siswa tidak boleh jajan di sekolah,” ujar Amalia, Minggu (3/10/2021).

Menurutnya, siswa diperkenankan untuk membawa bekal dari rumah. Selain itu, siswa juga dilarang berbagi makanan dengan teman-teman mereka.

Amalia mengatakan, sekolah yang dinyatakan layak PTM itu telah melalui sejumlah verifikasi dan validasi. Salah satunya, kesiapan sarana yang menunjang untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Secara umum, kesiapan sekolah yang mendapat izin PTM sudah dilengkapi dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Amalia.

Di UPT SPF SMPN 47 Makassar misalnya, pihak sekolah mengklaim sudah siap 100 persen menyambut PTM, baik dari segi administrasi, sarana prasarana, kesiapan belajar, dan faktor risiko.

“Alhamdulillah, kami 100 persen siap,” kata Kepala UPT SPF SMPN 47 Makassar, Drs. Sompo.

Sompo membeberkan, pihaknya telah mengatur teknis pelaksanaan PTM agar tetap mengacu pada aturan dan protokol kesehatan yang ditetapkan. Siswa masuk dan keluar melalui dua jalur yang berbeda untuk meminimalisasi kontak fisik.