oleh

PTM Tingkat SMA di Makassar Tak Kompak

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas tingkat SMA sederajat di Kota Makassar mulai hari ini. Namun, pelaksanaannya tak kompak. Hanya beberapa sekolah saja yang siap.

Misalnya saja di SMA Negeri 15 Makassar. Sekolah yang berlokasi di jalan Ir. Sutami belum menerapkan PTM. Alasannya, masih melakukan rapat terkait mekanisme.

“Ini hari belum, baru tadi pertemuan guru-guru membahas roster, teknisnya semua, besok bersih-bersih siapkan semuanya,” ungkap Kepala Sekolah SMA Negeri 15 Makassar, Bunyamin saat dikonfirmas, Senin (4/10).

Kata dia, pihaknya baru akan menggelar simulai, Rabu (6/10) mendatang. Sementara, untuk pelaksanaan seperti jam pembelajaran sekolah hanya dilakukan selama 3 jam dalam sehari mulai dari jam 8 pagi hingga 11 siang.

“Jadi pelaksanaannya 3 jam perhari, mulai pukul 8 sampai jam 11,” singkatnya.

Bunyamin menambahkan, kapasitas siswa dalam sehari untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50 persen dan tidak membuka kantin sekolah sehingga tidak ada jam istirahat.

Terakhir, ia menyebut ada peraturan-peraturan yang harus dipatuhi oleh para siswa sebelum memasuki area sekolah seperti penerapan protokol kesehatan.

“Bawa masker, terus diukur suhunya sebelum masuk itumi dibahas semua,” tutupnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Imran Jausi tak menampik adanya pelakasanaan dengan berbeda PTM untuk SMA di Makassar.

“Kan itu saya sudah bilang tadi sesuai kesiapan masing-masing sekolah. Ada yang ditunda sampai hari Kamis, ada tunda hari Rabu,” ujar Imran Jausi. (*)