oleh

Phinisi Hills Wadahi Milenial Investasi Properti

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kesadaran berinvestasi dari kalangan milenial yang mengalami peningkatan mulai dilirik oleh perusahaan properti. Salah satunya, PT Afa Phinisi Land.

Pengembang ini menawarkan properti dengan harga terjangkau namun memiliki nilai investasi yang menjanjikan. Hal ini dinilai sangat pas dengan kebutuhan milenial saat ini.

Direktur Utama PT Afa Phinisi Land, Achmad Fadhil Tawil mengatakan, pihaknya menawarkan klaster hunian dengan konsep villa di Desa Parangloe, Kabupaten Gowa, yang notabenenya memiliki potensi pariwisata besar.

Sehingga, investasi di sana dipastikan bakal meraup keuntungan lebih besar. Tentu, melalui inovasi tanah kavling syariah Phinisi Hills,

Uang muka yang ditawarkan pun terbilang sangat terjangkau bagi kantong milenial. Mulai dari Rp1,5 juta dengan cicilan Rp650 ribu per bulan selama 5 tahun, tanah kavling berukuran 6×12 meter di Desa Borissallo, sudah bisa dimiliki.

Meski melirik kalangan milenial, Fadhil mengatakan pihaknya tetap membuka peluang bagi masyarakat umum yang ingin memiliki properti dengan nilai investasi menjanjikan.

”Kami mengakui, ini sudah ada untung. Makanya kami tidak pakai bunga. Kami cuma ingin membuka akses untuk masyarakat supaya bisa tinggal nyaman dan aman di hunian layak, khususnya milenial,” ucap Achmad Fadhil Tawil, Senin (4/10).

Saat ini, Phinisi Hills memiliki luasan lahan sebesar 170 hektar, namun untuk awal pembangunan seluas 60 hektar dikhususkan untuk tanah kavling syariah.

“Luasnya 170 hektar, tetapi 60 hektar di awal itu khusus untuk kavling syariah dulu. Nanti 110 hektar baru pembangunan vila-vila modern Eropa, Korea, Jepang dan lainnya,” terangnya.

Karena berbasis syariah, proses pembelian properti Phinisi Hill tidak dilakukan melalui bank. ”Kami tanpa bank, jadi langsung. Masyarakat cukup bawa KTP dan KK, sudah bisa dapat kavlingan di sana,” jelasnya.

Lebih jauh, Fadhil memastikan pihaknya sudah mendapat izin dari Pemerintah Kabupaten Gowa untuk membuka bisnis di sana.

”Masyarakat tidak perlu khawatir, kami punya izin, kami legal, dan kami punya semua kelengkapannya. Jadi aman,” tegasnya. (*)