oleh

Dosen FKM UMI Gelar PKM, Ingatkan Pentingnya Gizi Anak Sekolah Dasar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Gizi anak sekolah dasar penting sekali untuk diperhatikan. Masa kanak-kanak merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan. Masa ini perlu ditunjang oleh kebutuhan makanan (zat-zat gizi) yang tepat dan memadai. Masa anak-anak merupakan masa “rawan gizi”, karena kebutuhan gizi pada usia ini merupakan yang tertinggi dibandingkan kelompok usia yang lainnya.

Oleh karena itu, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tema “Pembinaan Sadar Gizi Dengan Konsep Five Level Of Prevention Pada Siswa Sekolah Dasar”. Kegiatan ini digelar di Sekolah Dasar Inpres Katangka, Kabupaten Gowa.

Dosen FKM UMI, Dr. Yusriani, SKM., M.Kes mengatakan, hasil pengamatan yang dilakukan terkait dengan masalah gizi anak sekolah dasar menunjukkan. Pertama, perilaku siswa yang makan tidak berimbang. Kedua, konsumsi makanan jajanan yang tidak sehat. Ketiga, ditemukan siswa dengan IMT < 18,5. Keempat, pengetahuan siswa tentang gizi seimbang rendah.

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat sekolah khususnya siswa siswi dan guru agar mereka dapat mengatasi dan terhindar dari masalah gizi. Pelaksanaan kegiatan PKM telah dilakukan melalui kerjasama dengan Sekolah Dasar Inpres Katangka Kabupaten Gowa yaitu sebagai mitra dalam hal ini Hj, Nadirah, S.Pd selaku Kepala Sekolah. Hasil pertemuan dan diskusi dengan mitra disepakati upaya pemecahan masalah akan dilakukan dengan melakukan pelatihan, pembinaan dan pemantauan status gizi pada siswa sekolah dasar,” ujar Yusriani.

Menurut Yusriani, kegiatan PKM bertujuan agar mitra mampu memahami dan menerapkan konsep gizi seimbang dengan pendekatan five level of prevention. Mitra mampu memahami dan melakukan pengukuran serta pemantauan status gizi secara baik dan benar. Mitra mampu memahami dan mampu menentukan status gizi dan berat badan ideal dengan baik dan benar.

Kegiatan ini dilakukan di Sekolah Dasar Inpres Katangka Kabupaten Gowa 2 Oktober 2021, yang dihadiri oleh 15 orang siswa, 11 orang guru, dan kepala sekolah. Program kemitraan masyarakat merupakan salah satu perwujudan dari kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini digelar atas dukungan dari Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Sekadar diketahui, pembinaan sadar gizi dengan konsep five level of prevention pada siswa sekolah dasar dalam bentuk edukasi, pelatihan dan pembagian buku saku, pembagian buku kontrol pemantauan status gizi siswa.

Materi edukasi yang diberikan terkait dengan konsep gizi seimbang dan menyusun menu sehat diberikan oleh Dr dr H Muhammad Khidri Alwi, M Kes. Materi tentang pengukuran dan penentuan status gizi disampaikan oleh Nurfardiansyah Bur, SKM., M.Kes dan Materi tentang pembinaan sadar gizi dengan konsep five level of prevention pada siswa sekolah dasar dibawakan oleh Dr Yusriani SKM, M.KES.

Sehingga diharapkan mitra dapat meningkatkan pengetahuan dan menerapkan perilaku sadar gizi. Kepala sekolah, guru dan peserta sangat antusias dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan program kemitraan masyarakat tersebut. (*)