oleh

Pengamat Soroti Kebijakan Pemkot Soal Bansos Tahap 2 Disetop

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar resmi menyetop penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 2 untuk 29.512 KK. Kebijakan itu disoroti oleh Pengamat Pemerintahan Bastian Lubis.

Baca Juga: Setop Bansos Tahap 2, Dinsos Makassar Kembalikan Rp5,9 Miliar ke Kas Daerah

Dia menyayangkan penghentian penyaluran bansos. Sebab, menurutnya perubahan status level situasi pandemi tidak semestinya berpengaruh pada penyaluran bantuan.

“Kalau bansos itu tidak serta merta mengikuti naik turun level itu. Tapi lebih kepada kebutuhan di lapangan,” ucap Bastian, Minggu (3/10).

Bastian menambahkan, pemkot sebaiknya tetap menyalurkan bantuan tersebut. Mengingat, dampak pandemi masih sangat terasa bagi banyak masyarakat, khususnya mereka dari kalangan kurang mampu.

“Kegiatan bansos itu harus terus dilaksanakan karena banyak orang yang terdampak. Sekarang saja untuk lapangan kerja masih susah. Orang-orang yang membutuhkan itu masih sangat banyak jadi harus disubsidi atau dikasih bantuan,” jelasnya.

Lebih jauh, Rektor Universitas Patria Artha ini juga menyoroti pendataan penerima bansos. Sering kali, bansos tersalurkan tidak tepat sasaran karena pendataan yang bermasalah.

“Itu sebenarnya bisa diminimalisir atau bisa diantisipasi. Selama kita tidak memperbaiki atau terus melakukan pembiaran, maka akan terus begitu,” bebernya.

“Harusnya diselesaikan secepatnya. Masa berapa juta orang aja di sini tidak bisa selesai,” pungkas Bastian. (*)