oleh

Defisit APBD-P Bulukumba Capai Rp41 Miliar

BULUKUMBA, RAKYAT SULSEL.CO – DPRD Bulukumba telah menetapkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun anggaran 2021 sebesar Rp1.454.781.492.284 atau Rp1,454 triliun.

Sementara, pada APBD Pokok 2021, pendapatan daerah sebesar Rp1.521.740.009.798 atau Rp1,521 triliun. Itu artinya, APBD Bulukumba setelah Perubahan APBD mengalami penurunan sebesar Rp66,9 Miliar lebih.

Belanja Pemda Bulukumba pada APBD Pokok 2021 sebesar Rp1.532.690.492.384. Namun, setelah Perubahan APBD belanja menjadi Rp1.495.805.423.888 atau Rp1,495 triliun. Turun Rp36,8 Miliar.

“Banyak peraturan daerah tentang pajak dan retribusi daerah yang belum ditindaklanjuti dengan pembuatan peraturan bupati,” tambahnya.

Anggota DPRD Bulukumba asal Fraksi Nasdem, Muhammad Thamrin menyoroti, defisit anggaran sebelum Perubahan APBD yang hanya Rp10 Miliar lebih. Namun, setelah Perubahan APBD 2021, defisit anggaran bertambah menjadi Rp41 Miliar lebih.

Menurutnya, defisit anggaran tahun ini akan lebih besar, bila proyeksi pendapatan daerah di APBD tidak mencapai target.

Terkait dengan pendapatan daerah ini, proyeksi pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak dan retribusi daerah masih terlalu rendah dibandingkan pada tahun sebelumnya.

“Ini mencerminkan belum maksimalnya proses penggalian dan ekspolrasi terhadap potensi pajak dan retribusi yang sudah ditetapkan dengan peraturan daerah,” kata juru bicara Fraksi Nasdem DPRD Bulukumba ini. (Sal)