oleh

Tiga Legislator Pengusul Tak Hadir, Sidang Hak Interpelasi DPRD Sidrap Ditunda

SIDRAP, RAKYATSULSEL.CO – Terkait adanya rencana sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sidrap menggelar Rapat Paripurna pembahasan kelanjutan Hak Interpelasi yang sedianya digelar pukul 14.00 wita, di DPRD Sidrap, Kamis, (30/09), akhirnya  ditunda karena tak memenuhi quorum.

Penyebabnya, dari 20 anggota DPRD yang bertanda tangan untuk mengusulkan penggunaan hak interpelasi, hanya 17 yang hadir. Sedangkan tiga sisanya tak kunjung nongol di gedung DPRD sesaat sebelum paripurna digelar dan tak ada konfirmasi alasan ketidak hadiran mereka.

Tiga legislator pengusung yang tak hadir pada sidang Hak Intepelasi DPRD Sidrap yakni, M Syukur Rabaiseng dari Partai PAN, Andi Isman dan Fadly Suyuti dari PPP, padahal ketiganya legislator ini tercatat ikut menandatangani daftar pengusul hak interpelasi DPRD.

Terkait ketidakhadiran 2 anggota DPRD dari fraksi PPP, Ketua PPP Sidrap, H Fathuddin mengaku, sangat kecewa dengan sikap anggotanya itu.

“Ini kita akan bahas di partai. palagi keduanya (Andi Isman dan Fadly Suyuti) sudah tanda tangan tapi tidak menghadiri paripurna tanpa alasan yang jelas,” sesal H Fathuddin.

Sementara, Ketua fraksi NasDem, Samsumarlin berharap, anggota DPRD yang telah sepakat melakukan interpelasi terhadap Pemerintah Kabupaten Sidrap bisa konsisten dan hadir pada penjadwalan selanjutnya.

“Harusnya ini (interpelasi) tidak ditanggapi negatif. Interpelasi adalah hak anggota DPRD dan sifatnya normatif,” katanya.

Namun begitu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD Nasdem Sidrap itu, tetap menyayangkan ketidakhadiran ketiga anggota DPRD itu, apalagi tanpa konfirmasi yang jelas. (rid)