oleh

Baznas Sulbar Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar

MAMUJU, RAKYATSULSEL.CO – Demi meningkatkan kesadaran, kepedulian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, Badan Amin Zakat Nasional (Baznas ) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar, yang dilaksanakan di Grand Hotel Mutiara Mamuju, Rabu (29/9).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulbar yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, H. Muh. Ali Chandra, kakanwil kemenag Sulbar H. M. Muflih B Fattah, Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Barat H. Darno Majid, Kepala Baznas Tanggap Bencana Pusat Dian Aditya Mandana Putri, Ketua Baznas Prov Sulbar H. Asraruddin, para Ketua Baznas Se-Sulawesi Barat, pengurus Baznas tanggap bencana Kabupaten Maros serta 44 peserta tanggap bencana Se-Sulawesi Barat.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman konsep dan upaya pengurangan resiko bencana dan memiliki korps relawan untuk merespon bencana yang terjadi di wilayah Provinsi Sulbar,” ungkap mantan Kasubag TU Kemenag Mamuju dan Kasi Madrasah pada kanwil kemenag Sulbar ini.

Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), HM Muflih B Fattah dalam sambutannya menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Baznas Sulbar, sebab telah berperan dalam hal pencegahan kebencanaan

“Pelatihan manajemen bencana tingkat dasar ini, sebagai tujuan peningkatan kapasitas relawan agar menjadi pribadi tangguh dalam menghadapi permasalahan bencana,” kata Muflih, cucu dari Kyai Daeng ini.

“Saya berharap kecepatan dalam merespon setiap kejadian bencana adalah kunci utama memberikan pelayanan terbaik kepada para korban bencana,” sambung Wakil Ketua Rais Syuriah PWNU Sulbar ini.

Sementara Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintah Hukum dan Politik, Muh. Ali Chandra memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi

“Melalui pelatihan ini semoga kita semua menjadi paham, tentang kompetensi calon relawan agar mengetahui ilmu tentang cara menangani bencana, cara penyelamatan dan lain sebagainya,” ujar Chandra. (sdr)