oleh

Pemkot Kembali Razia Anjal dan Gepeng

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Kota Makassar kembali menertibkan anak jalanan (anjal) dan gelandang pengemis (gepeng). Terbaru, tim Zero Anjal dan Gepeng kembali menertibkan lima orang pengemis di wilayah Kecamatan Ujung Pandang.

Mereka dijaring di sejumlah lokasi jalan strategis di Makassar. Seperti, perempatan Jalan Sungai Saddang-Jenderal Sudirman dan lampu merah Jenderal Sudirman-Monginsidi, Minggu (26/9/2021).

Acho, satu dari lima pengemis yang terjaring, tercatat sebagai warga Kabupaten Gowa dan mengaku tinggal di dekat rumah adat Balla Lompoa. Dia mengaku pernah mendapatkan KIS dan bantuan sosial.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Makassar, Rusmayani Madjid mengatakan mulai intensi melakukan penertiban anjal dan gepeng. Bahkan menyasar hingga peminta sumbangan. Mereka yang terjaring didata dengan seksama.

“Kami beri pemahaman untuk tidak lagi berkeliaran di jalan. Mereka didata untuk dikembalikan ke tempat asalnya,” ujar Rusmayani Madjid.

Menurut dia, anjal, gepeng, hingga peminta-minta sumbangan merusak tatanan Kota Makassar. Apalagi, dengan konsep Kota Dunia yang digagas oleh pemerintah kota.

Selain itu, menggangu arus kendaraan, khususnya di perempatan jalan yang cukup ramai tempat mereka beraksi. Rusmayani memberikan apresiasi kepada seluruh tim dalam melakukan penertiban.

Dia menambahkan, pihaknya tengah merancang pondok lingkungan sosial atau Liposus. Tempat ini akan menjadi lokasi asesmen untuk anjal dan gepeng yang terjaring.

“Dari Liposus mereka dilepas dan bisa mandiri dengan keterampilan yang mereka dapatkan di tempat pembinaan itu,” ujar dia.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Makassar, Muhyiddin Mustakim mengatakan, telah memberi instruksi kepada tim untuk segera melakukan penindakan dan lebih performa lagi dalam penanganan anak jalanan dan pengemis serta gelandangan.

“Kota Dunia adalah kota yang terbebas dari anak jalanan dan gelandangan. Bila ada warga dari luar Kota Makassar, koordinasikan kepada pemerintah daerah asalnya,” kata Muhyiddin.