oleh

Kadisdik Digeser, Rektor UNM Surati Plt Gubernur Sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman telah melantik pejabat eselon II, Jumat (24/9). Salah satu yang bergeser yakni Prof Muhammad Jufri ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Mutasi jabatan ini, mendapat sorotan dari Rektor UNM Prof Husain Syam. Kata dia, jabatan kepala dinas pendidikan yang diamanahkan ke Prof Jufri merupakan komitmen UNM terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan.

Olehnya itu, Rektor UNM Prof Husain Syam menyurati Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaim. Surat tersebut nomor 4536/UN36/TU/2021 yang dilayangkan Senin (27/8).

“Sikap kita jelas, Prof Jufri ini kita rekomendasikan untuk memperbaiki pendidikan di Sulsel tapi karena dia pindah maka kita tarik kembali ke UNM,” jelas Prof Husain Syam, saat ditemui di ruangannya, Senin (27/9).

Kata Prof Husain, sejak awal ikut lelang jabatan, Prof Jufri hanya memilih jabatan Kepala Dinas Pendidikan meskipun dibolehkan memilih tiga jabatan.

Begitu juga saat ikut job fit, Prof Jufri juga hanya memilih jabatan Kepala Dinas Pendidikan. Anehnya, kata rektor panitia seleksi job fit justru meloloskan Prof Jufri sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan.

Hasil job fit Prof Jufri yang lolos sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan ini menurut Prof Husain ibarat pendaftar SBMPTN yang memilih prodi Teknik Mesin tetapi lulus di Psikologi. Atau sebaliknya memilih Psikologi tetapi lolos di Teknik Mesin.

“Ini aneh. Ada apa dengan manajemen kepegawaian di pemerintah provinsi Sulsel ini. Sekali lagi itu juga sebabnya Prof Jufri tidak hadir di pelantikan,” tegasnya.

Diketahui, selama tiga belas bulan lebih mengabdi sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Prof Jufri sudah mencatat sejumlah prestasi membanggakan. Di antaranya proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 yang berjalan aman tanpa riak dan peringkat Sulsel yang berada di posisi enam hasil SBMPTN 2021. (*)