oleh

Dugaan Pemalsuan 11 SK Pegawai, Polres Takalar Periksa Kabag Umum PDAM

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Resort Polres Takalar bagian Kanit I Pidana Umum (Pidum) memanggil dan memeriksa Kabag Umum PDAM Takalar, Rustam.

Selain Kabag Umum, penyidik Pidum juga telah mendatangi mantan Direktur PDAM Takalar, Jamaluddin di Lapas Kelas IIB Takalar untuk dilakukan interview terkait 11 SK Pegawai tersebut yang diduga palsu, Senin (27/09).

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hardjoko melalui Kanit Pidum Polres Takalar, Ipda Chaidir. “Iya hari ini kami telah mengambil keterangan Kabag umum dan mantan Direktur PDAM Takalar,” ujarnya, saat ditemui diruang kerjanya.

Namun Ipda Chaidir mengaku, setelah memeriksa beberapa pegawai  PDAM Takalar dan mantan Direktur PDAM Takalar, pihaknya belum menemukan oknum pegawai PDAM yang membuat SK tersebut.

“Pastinya kasus dugaan pemalsuan 11 SK tersebut terus kita genjot, sabar saja dinda,” tegas Ipda Chaidir.

Setelah rampung pemeriksaan di PDAM Takalar, kami akan memanggil pejabat dan mantan pejabat Bank Sulselbar Cabang Takalar yang mengetahui persolan SK pegawai PDAM  Takalar. “Mungkin minggu depan kami juga melakukan pemeriksaan di Bank Sulselbar,” ujar Ipda Chaidir.

Sementara Kabag Umum PDAM Takalar, Rustam membenarkan, bahwa dirinya telah diperiksa di Polres Takalar selama kurang lebih satu jam.

“Terkait persoalan dugaan pemalsuan 11 SK tersebut. Tapi saya memang tidak mengetahui soal itu, demi Allah kalau kami mengetahuinya dan semuanya sudah kami jelaskan ke Penyidik,” ujar Rustam.

Diketahui saat ini Polres Takalar, juga telah memeriksa Direktur PDAM Takalar, Budirosal dan Kabag Personalia PDAM Takalar, Wanhar. (Tir)