oleh

Uang Nasabah Raib, Komisi VI DPR RI Minta Manajemen BNI Dievaluasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kasus raibnya uang nasabah di BNI menjadi salah satu pembahasan pada Raker Komisi VII DPR RI dengan menteri BUMN kemarin. DPR RI meminta agar kasus tersebut diseriusi dan mengevaluasi manajemen BNI.

Anggota Komisi VII DPR RI asal Sulsel, Latinro Latunrung berharap agar pelaku yang menggunakan modus merugikan nasabah diberikan hukuman yang setimpal.

Menurutnya, pelaku tidak hanya ditahan di Mabes Polri, melainkan harus sanksi tegas sebagai efek jera ke pelaku untuk pelajaran bagi yang lain.

“Seorang pegawai BNI (pelaku) katanya sudah ditahan. Tapi ini bukan solusi, harus ada proses hukum dilakukan oleh pihak kepolisian ke pelaku agar ada efek jera,” pinta Politisi Gerindra Sulsel itu, Kamis (23/9/2021).

Mantan Bupati Enrekang ini juga mengatakan bahwa apa disampaikannya merupakan aspirasi dari warga Sulawesi Selatan yang merasa dirugikan, sehingga yang dibutuhkan sekarang untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat adalah uang nasbah itu cepat kembali.

“Ini adalah aspirasi dari masyarakat saya di Sulsel. Pengusaha di Sulsel merasa dirugikan mau dana cepat kembali,” jelasnya.

Dirinya juga mengaku merupakan nasabah di BNI. Bahkan dalam RDP dengan pihak Kementerian BUMN. Dia menuturkan, jika kejadian terjadi di Sulsel ini dibiarkan berlarut-larut maka akan merugikan juga nasabah yang lain di hari mendatang.

“Saya sudah sampaikan di RDP bahwa saya juga nasabah di BNI. Ini adalah aspirasi dari nasabah yang merasa dirugikan,” tegasnya.