oleh

Musda Golkar Lutim Berpotensi Digelar di Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulsel tengah saat ini telah menimbang lokasi yang cocok menggelar Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar Luwu Timur (Lutim).

Diketahui sebelumnya, kegiatan itu harusnya sudah selesai pada Selasa, (21/9) lalu. Namun terjadi insiden keributan oleh kader sehingga panitia pelaksana menunda pelaksanaan Musda tersebut.

Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief menyebutkan, sampai saat ini pihaknya belum bisa mengeluarkan jadwal baru untuk pelaksanaan Musda Lutim.

“Atas kejadian beberapa waktu lalu kami merencanakan Musda Golkar Luwu Timur akan diagendakan di Kota Makassar. Wacana itu kita tengah pelajari. Intinya dalam waktu dekat ini kita akan rapat dengan panitia Musda,” ungkapnya, Kamis (23/9).

“Semua kemungkinan itu bisa terjadi (di Makassar) yang pastinya kami akan mengambil langkah tegas untuk melanjutkan organisasi. Apakah itu tetap Luwu Timur,” jelasnya.

Menurut dia, apa yang terjadi di Lutim adalah reaksi kader Golkar yang ingin membesarkan partai berlambang pohon beringin ini.

“Pak Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe juga menilai bahwa kejadi itu adalah semangat kader untuk membesarkan partai,” katanya.

Jauh hari, keributan ini bukan pertama kali di internal kader Golkar, tapi ada juga di beberapa kabupaten, seperti Bulukumba dan Sinjai. Namun, dua daerah tersebut mampu menyelesaikan Musda di daerah mereka.

Berbeda di di Tana Toraja, suara kader tidak bisa terbendung bahkan pelaksanaannya sempat ditunda beberapa kali, mediasi antara pendukung Yariana Somalinggi dan Victor Datuan Batara pun dilakukan oleh DPD I.

Tapi pendukung Yariana Somalinggi tetap tak menerima, sehingga pelaksanaan Musda berlangsung di Makassar beberapa bulan lalu sekaligus menetapkan Victor Datuan Batara sebagai Ketua DPD II Golkar Tana Toraja untuk periode kedua.

Sekedar informasi, dalam Musda nanti sudah dipastikan Aripin akan memimpin Golkar Lutim setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar mengeluarkan diskresi periode 2021-2026 kepadanya.

Aripin yang juga anggota DPRD Lutim itu mampu mengalahkan rivalnya, Mahading karena mereka belum cukup lima tahun menjadi kader Golkar. (Fah)