oleh

Refocusing APBD 2021 Bulukumba Rp52 Miliar Lebih

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Sejumlah kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, tidak jadi dilaksanakan tahun ini. Pasalnya sejumlah proyek yang sudah dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok TA 2021, dialihkan ke program penanganan Covid 19. Jumlah dana yang dialihkan atau direfocusing mencapai puluhan miliar rupiah.

Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean mengatakan, APBD Bulukumba tahun 2021 yang telah direfocusing besarannya mencapai lebih dari Rp52 Miliar. Pemkab Bulukumba melakukan hal itu untuk membiayai program penanganan Covid-19.

Refocusing yang diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) mengacu Surat Ederan (SE) Dirjen Perimbangan Kementerian Keuangan serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mewajibkan setiap Pemerintah Daerah menyediakan anggaran untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 serta PMK 17 Tahun 2021.

Anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi Golkar, Juandy Tandean mengaku, puluhan miliar direfocussing, namun insentif tenaga kesehatan atau nakes hingga saat ini juga belum terbayarkan. Ia mengatakan, banyak perawat mengadu kepadanya soal insentif nakes yang belum dibayarkan.

Sesuai dengan data, insentif nakes tahun 2020 bulan Juli-Desember yang belum dibayarkan sekitar Rp5 Miliar.

Humas RSUD Sultan Daeng Radja, Gumala Rubiah, kepada wartawan membenarkan insentif nakes di lingkup RSUD belum terbayarkan.

Ia mengatakan, untuk tahun 2021 sudah masuk usulannya Januari sampai Juni ke Dinkes dan sementara berproses di bagian keuangan. (Sal)