oleh

Sah, Hj Majdah M Zain Resmi Nakhodai Himpaudi Sulsel 2021-2025

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO– Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Dr Ir Hj Majdah M Zain MSi, dilantik sebagai Ketua Badan Pengurus Wilayah Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Sulsel 2021-2025 di auditorium DR KH Muhyiddin Zain UIM, Selasa (21/9).

Pelantikan Majdah dan jajaran pengurus Himpaudi Sulsel oleh Ketua Himpaudi Pusat Prof Dr Netti Herawati MSi secara virtual, Selasa (21/9/2021).

Hadir secara virtual pada kegiatan itu Bunda Paud Sulsel Naomi Oktarina Sudirman dan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel. Jajaran pengurus Himpaudi yang dilantik hadir offline di ruang rapat pimpinan, Rektorat UIM.

Masuk dalam jajaran pembina Himpaudi Sulsel diantaranya Gubernur Sulsel, Walikota Makassar, Bunda Paud Sulsel, Kadis Pendidikan Sulsel maupun, Kadis Kesehatan Sulsel.

Sedangkan jajaran pengurus harian Himpaudi Sulsel diantaranya Dra Hj Andriani Mpd, Jamaluddin Skom, Nasarudin SLd MPd dan Inarjauhari MPd.

Prof Netti berharap kepengurusab Himpaudi Sulsel yang baru dilantik mampu bersama-sama merealisasikan visi dan misi Himpaudi dalan meningkatkan harkat dan mutu pendidik anak usia dini.

Dalam sambutannya Majdah berharap komunikasi dn kerjasama yang baik dari para pengurus sebagai hal mutlak agar program visi misi Himpaudi bisa dilaksanakan dengan baik.

“Pendidikan yang utama dn mendasar itu ada pada anak usia dini. Apa yang kita tanam dan pelihara tidak akan terlihat seketika tapi akan koya dituai di masa akan datang,” ujarnya.

Untuk itu, Ketua Muslimat NU Sulsel itu menegaskan dibutuhkan kesungguhan dan kesabaran menjalankan Himpaudi agar guru PAUD sebagai garda terdepan bisa bersama-sama mendidik generasi pelanjut bangsa.

Himpaudi Sulsel menargetkan mampu membina satu PAUD berkualitas tiap satu desa/kelurahan. “Mayoritas PAUD didirikan masyarakat. Maka diperlukan kerja-kerja secara holistik dn integratif dari pengurus Himpaudi Sulsel mewujudkan PAUD berkualitas,” tambahnya.

walau kondisi sudah agak melandai Covid—19 namun Proses pelantikan dilakukan secara protokol kesehatan secara ketat pungkas Kabag Humas & Kerjasama UIM yang juga Humas IDI Kota Makassar dr Wachyudi Muchsin SH MKes. (*)