oleh

Pelaku Pelempar Bom Molotov di Rumah Pendeta Diringkus, Motifnya Sakit Hati

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pelaku pelemparan bom molotov ke rumah seorang pendeta di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya diringkus polisi, Minggu (19/9) malam. Diduga pelaku, Geraldus (45) mengaku melakukan aksinya tersebuyt lantaran sakit hati terhadap korban.

Geraldus pun melakukan aksinya dengan melempari rumah seorang pendeta pimpinan Gereja Toraja Klasis di Makassar pada pukul 01:00 WITA. Geraldus pun berhasil diringkus pihak kepolisian setelah menerima laporan korban di lokasi yang tak jauh dari TKP.

“Iya kejadiannya salah satu rumah warga dilempar bom molotov oleh satu pelaku yang sementara ini sudah kami amankan,” kata Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Muh Afhi Abrianto, Minggu (20/9).

Afhi menerangkan, bahwa pelaku mengaku sebagai mantan pekerja di gereja tempat korban layani. Pelaku beralasan bahwa dia merasa difitnah sehingga dipecat oleh korban.

“Motif pelaku merasa sakit hati, karena sudah difitnah dan dipecat dari kerja oleh korban,” jelasnya.

Lanjut Afhi, pelaku juga mengaku saat melancarkan aksinya hanya seorang diri dan barang bukti yang diamankan berupa botol plastik yang digunakan untuk membuat bom molotov.

“Untuk sementara, hanya satu orang pelaku dari keterangan pelaku. Saat kami geledah rumah pelaku ada botol berisi bahan bakar bensin. Ada beberapa buah isolasi dan selang mengeluarkan bensin dari motor pelaku,” terangnya. (Cr2)