oleh

APT Sebarluaskan Perda Insentif Dihadapan Pelaku Usaha di Tabaringan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Partai NasDem, Andre Prasetyo Tanta (APT) mengunjungi Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Senin (20/9/2021).

Kunjungan tersebut dalam rangka mensosialisasikan Perda No 03 Tahun 2021 Tentang Pemberian Insetif dan atau Kemudahan Investasi. Kedatangan APT disambut oleh Lurah Tabaringan, Babinsa, Binmas serta para tokoh masyarakat.

Dihadapan warga, APT bersyukur atas sambutan lurah beserta jajaran dan tokoh masyarakat yang meluangkan waktunya untuk mengikuti kegiatan penyebarluasan peraturan daerah ini.

APT mengatakan, perda ini sangat tepat disebarluaskan di Kelurahan Tabaringan lantaran banyak masyarakat memiliki usaha, baik usaha kecil maupun besar.

“Hampir saya melihat di depan rumah ada usaha-usaha baik besar maupun kecil dan kita harapkan yang punya usaha bisa memohon kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendapatkan insentif seperti bantuan permodalan, pemotongan pajak, pelatihan dan pinjaman dari bank pemerintah dengan bunga rendah,” ujar APT.

APT menjelaskan, untuk bermohon mendapatkan insentif dari pemerintah tentunya harus punya izin usaha dan syarat lain yang harus dipenuhi. “Dan apabila sudah bermohon nanti ada tim yang akan melakukan verifikasi dengan datang langsung mengunjungi lokasi usaha bapak ibu apakah memenuhi syarat atau tidak mendapatkan bantuan,” jelas APT.

Salah satu warga, Andi Ilham mengatakan, warga Kelurahan Tabaringan adalah pelaku usaha yang aktivitasnya banyak di pasar sekitar Kecamatan Ujung Tanah utamanya di Pasar Cidu. “Keluhan kami semua sebagai pelaku usaha adalah susahnya mendapakan informasi bagaimana caranya mengurus izin usaha kecil seperti UMKM,” ujar Ilham.

Menanggapi keluhan warga, APT menyampaikan pelaku usaha dapat mengajukan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) secara online melalui Online Single Submission (OSS), tidak dipungut biaya.

“Kalau ada yang meminta biaya laporkan ke pihak yang berwajib karena itu kategori pungutan liar (pungli),” tegas APT.

Menutup pertemuan APT kembali mengingatkan warga untuk mengikuti vaksin supaya penyebaran Covid-19 bisa diatasi. “Jangan percaya informasi yang tidak jelas sumbernya terkait berita miring tentang vaksin. Ayo ajak keluarga dan teman yang belum divaksin,” pungkas APT. (*)