oleh

Kapolres Takalar Bakal Tindak Tegas Pengacau Pilkades

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Kepolisian Resort Takalar AKBP Beny Murjayanto memerintahkan anggotanya menindak tegas pengacau Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan berlangsung secara serentak 51 Desa di Kabupaten Takalar pada 17 November 2021 mendatang.

Selain itu, pihaknya jug telah menyiapkan sebanyak 565 personelnya yang akan disebar di 10 Kecamatan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pihak tertentu yang mencoba mengacaukan Pilkades tersebut.

“Siapa saja yang mencoba mengacaukan jalannya proses Pilkades akan kami tindak tegas tanpa kompromi,” kata Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto saat dihubungi wartawan, Minggu (19/9/2021).

Menurutnya, potensi kekacauan itu bisa terjadi dari berbagai pihak, terutama kelompok pendukung Pasangan Calon (Paslon) Calon Kepala Desa (Cakades) yang kalah dalam Pilkades nanti.

“Namun kami kembali ingatkan, untuk semua Paslon Cakades nantinya agar mengingatkan tim suksesnya untuk tidak membuat kekacauan usai Pilkades digelar nanti,” tegas Beny.

Selain bertugas mengamankan jalannya Pilkades, Beny juga meminta kepada semua anggotanya untuk netral dalam Pilkades yang sudah di depan mata itu, karena Polri bertugas untuk mengamankan penyelenggaraan Pilkades sesuai dengan tugas pokoknya.

“Kalau ada anggota saya yang terlibat langsung atau mendukung salah satu Paslon Cakades pasti saya tindaki sesuai aturan yang berlaku di Kepolisian Negara Rupublik Indonesia,” ujarnya.

Selain itu pula, Beny juga mengingatkan kepada seluruh Paslon Cakades untuk mengingatkan tim suksesnya agar tidak menjadikan Pilkades ini sebagai ajang taruhan atau perjudian.

“Bila ada tim sukses Paslon Cakades kedapatan taruhan pasti kami tindaki dan diproses sesuai aturan yang berlaku di negara kita,” katanya.

Terkait Pilkades yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, Beny menegaskan semua Desa yang melaksanakan Pilkades menjadi prioritas vaksinasi masyarakat Takalar.

“Kami mengimbau Desa-desa yang akan menggelar Pilkades serentak agar semua masyarakatnya di vaksinasi sebelum Pilkades ini digelar,” tutup Beny. (Adhy)