oleh

RSUD Padjonga Daeng Ngalle -Jamila Bantu Bocah Penderita Tumor Mata

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO  Hati direksi RSUD H Padjonga Daeng Ngalle dan Jaksa Milik Takalar (Jamila) Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar terketuk.

Takkala mereka menyambangi kediaman Agustina, bocah berusia empat tahun penderita tumor mata, di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/9) lalu.

Kedatangan mereka disambut hangat pemerintah setempat dan pihak keluarga. Amin Daeng Tunru, ayah Agustina menceritakan penyakit tumor mata sudah diidap putrinya sejak dua tahun lalu.

Saat itu, kata Amin, mata Agustina hanya merah dan berair. Namun dua bulan kemudian bengkak dan terasa ngilu.

“Setelah itu perlahan penglihatannya mulai buram,” singkat Amin.

Amin merasa sedih sebab penyakit tumor mata itu telah merenggut kebahagiaan masa kecil putrinya. Dia bahkan pernah memeriksakan mata Agustina ke slaah satu rumah sakit di Kabupaten Takalar.

Dari hasil pemeriksaan, dokter mengatakan mata Agustina terkena tumor ganas dan harus dirujuk ke RSWahidin Makassar. Namun dia belum sempat dioperasi karena terkendala biaya.

Apalagi kata dokter, putrinya harus menjalani terapi karena ada sel-sel yang mesti diangkat atau dimatikan. Terlebih tumor yang menggorogoti mata Agustina sudah menjadi kanker

“Selama perawatan medis kami terkendala biaya. Hanya bisa sekali sebulan menjalani kemoterapi di RS Wahidin Makassar dengan menggunakan BPJS prabayar,” ujar dia.

“Saat ini putri saya telah menjalani kemo terapi sebanyak 8 kali. Kendala kami dibiaya, karena setiap anak saya mau kontrol di RS Wahidin Makassar kami pinjam uang ke tetangga,” tambah dia.

Pada kesempatan tersebut, pihak RSUD Padjonga Daeng Ngalle langsung memeriksa kesehatan Agustina. Bersama Jamila Kejari Takalar, mereka juga memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai untuk meringankan beban keluarga.

Pihak RSUD Padjonga Daeng Ngalle juga berjanji akan membantu memfasilitasi pengobatan Agustina di RS Wahidin Makassar.

“Bocah ini memang pasien saya. Hanya saja, kami rujuk ke RS Wahidin karena di RS HPDN belum memiliki fasilitas yang lengkap untuk menangani ini bocah,” Kepala Bidang Medik RSUD H Padjonga Daeng Ngalle, dr Asridah Muis

Sementara, Kasipidsus Kejari Takalar, Suwarni mengatakan kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kurang mampu untuk diberikan pelayanan kesehatan.

“Kami dengan pihak rumah sakit akan selalu memperhatikan bocah penderita tumor ini untuk pengobatannya. Semoga bocah ini cepat sembuh dari penyakit yang telah lama dideritanya,” ucap Suwarni.