oleh

Bupati Indah Launching Serbuan Vaksin Pemuda

MASAMBA, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani melaunching program Serbuan Vaksin Pemuda di Markas PMI Luwu Utara, Jumat (17/9).

Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT Palang Merah Indonesia Ke-76 Tahun yang mengangkat Tema Bergerak Bersama Untuk Sesama, Kerjasama PMI, KNPI dan HIPMI Kabupaten Luwu Utara.

Sekertaris PMI Luwu Utara Amiruddin dalam laporannya menyampaikan sejarah berdirinya PMI pada tanggal 17 September 1945. Peringatan ini mengambil tema bergerak bersama untuk sesama. Agenda ini berkat kerjasama KNPI dan Hipmi.

“PMI Sulsel mengadakan kegiatan serbuan vaksin pemuda kerjasama dengan KNPI dan HIPMI se-Sulsel dengan jumlah 50.000 vaksin dan kabupaten Luwu utara mendapatkan jatah 2.000 dosis. Sasarannya, sekitar 238 orang dan sisa dari vaksin hari ini akan kita salurkan secara mobile ke kecamatan, madrasah dan sekolah,” jelas Amiruddin.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat melaunching kegiatan serbuan vaksin pemuda menyampaikan 76 tahun yang lalu palang merah Indonesia resmi didirikan sebulan setelah diproklamirkan kemerdekaan Indonesia yaitu 17 September 1945.

“76 tahun PMI selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi tidak menguntungkan seperti bencana, krisis seperti yang kita alami sekarang khususnya krisis kesehatan dan tentunya PMI juga selalu harus hadir untuk memastikan stok darah di UTD rumah sakit maupun di UTD PMI tetap terjaga,” papar Indah.

IDP–akronim namanya, yang juga ketua PMI Kabupaten Luwu Utara mengungkapkan PMI juga memastikan pemerintah selalu hadir bersama masyarakat, membangun kebersamaan.

“PMI tidak sendiri karena  selalu berkolaborasi, tidak ada yang bisa kita selesaikan sendiri sekuat apapun power yang kita miliki, sehebat apapun ide gagasan konsep yang dimiliki jika tidak membangun sinergi, tidak berkolaborasi maka hasilnya tidak akan maksimal,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Bupati Luwu Utara menyampaikan terima kasih kepada KNPI dan HIPMI yang telah membangun sinergi dan kolaborasi. Sehingga, PMI bisa mengadakan serbuan vaksin pemuda hari ini karena animo masyarakat cukup tinggi.

“Jika vaksin ini tidak cukup, tidak perlu khawatir karena PMI pusat juga mengalokasikan sebanyak 350.000 vaksin untuk Sulsel dan 12.000 untuk kabupaten Luwu utara dan kalau masih kurang kita bisa minta kembali,” jelasnya.

Ia menjelaskan, target Pemda 70 persen bisa naik menjadi 90 persen dalam rangka membentuk kekebalan imunitas atau herd imunity. Nantinya, kedepan masyarakat bisa hidup berdampingan dengan covid-19 ini tanpa rasa khawatir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk Kabupaten Luwu Utara, kemarin sudah ada 3 kecamatan yang masuk zona hijau, 1 kecamatan zona orange dan selebihnya masuk zona kuning. Alhamdulillah saya cukup optimis beberapa waktu kedepan dengan semakin masifnya vaksinisasi yang kita lakukan kita akan menuju ke level I,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Luwu Utara, Ketua DRPD Kab. Luwu Utara serta pengurus PMI Kabupaten Luwu Utara. (*)