oleh

Ahmad Syaikhu Minta PKS Sulsel Segera Rampungkan Kepengurusan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu melakukan safari politik wilayah Sulsel. Kali ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu mengunjungi Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel, Jalan Sutami, Makassar, Kamis (16/9).

Pada kesempatan itu, Ahmad Syaikhu menekankan kepada DPW PKS Sulsel agar segera merampungkan seluruh kepengurusan di seluruh Kabupaten/Kota.

“Kami minta pembentukan struktur di Sulsel bisa dirampungkan secepatnya. Apalagi, disini ada 24 Kabupaten/Kota, belum lagi di Kecamatan, kelurahan dan desa,” tutur Ahmad Syaikhu.

Selain itu, ia juga berharap kepada kader PKS di Sulawesi untuk bekerja keras hadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

“Dimana, khusus Sulawesi, ada 6 Provinsi, 81 kabupaten/kota, 798 kecamatan dan 9758 desa/kelurahan. Amanat diemban kader harus tuntas semua. Kami sudah beri arahan dan semua perintah menangkan PKS,” tegas Ahmad Syaikhu.

Saat ditanya adanya wacana amandemen UUD 1945 dan wacana Presiden tiga periode. Dia menegaskan, PKS menolak wacana tersebut. Karena menurut dia, ada aturan yang mengatur agar tidak ada penambahan masa jabatan presiden.

“Kita secara tegas telah menolak itu. Karena konstitusi tak mengatur perpanjangan itu. Cukup dua periode. Kalau kepala desa bisa lebih,” paparnya.

Tak hanya itu, dia memastikan kalau PKS tetap berada pada oposisi pemerintah. Menurutnya, jika ada kebijakan pro rakyat PKS mendukung.

“Tapi hal yang tidak pro rakyat, maka PKS menolak dan mengkritisi. Saya tegaskan sampai hari ini, PKS tetap oposisi di Pemerintah. Kami tetap kritisi kebijakan konstruktif tidak pro rakyat. Tapi kebijakan pro rakyat kita dukung. Contoh RI mendukung rakyat palestina kita PKS dukung, kalau tidak mendukung seperti UU cipta kerja, kita PKS kritisi dan tolak,” ucap Ahmad Syaikhu.

Soal capres dari PKS. Diakui belum ada penentuan, meskupun sejumlah figur sudah melakukan penjajakan komumikasi biasa. “Soal pencapresan kami PKS belum, hanya saja masih menunggu sosok bisa kami usung 2024. Kami target menang,” tutup Syaikhu. (*)