oleh

Nama Asosiasi Dicatut, AMEL Luwu Minta Kesbangpol Turun Tangan

LUWU, RAKYATSULSEL.CO – Ketua dan Pengurus Asosiasi Musik Entertainment Luwu (AMEL) keberatan atas penggunaan nama AMEL oleh Asosiasi musik lainnya di Kabupaten Luwu.

Itu terbukti, saat Ketua AMEL Andi Baso didampingi beberapa pengurusnya saat menemui Kepala Seksi Ormas Kesbangpol Luwu, Mery Patabang, Kamis (16/9/2021).

Menurut Andi Baso yang didampingi Rinaldy Jaya, hasil Muscablub AMEL Luwu yang digelar 9 April 2021 telah menyepakati Ketua dan pengurus baru

“Hasil Muscablub AMEL Luwu, Saya diamanahkan menjabat Ketua dan itu disepakati bersama yang dituangkan dalam berita acara Muscablub AMEL. Jadi, jika ada Asosiasi atau komuntas musik lainnya di Kabupaten Luwu yang menggunakan nama AMEL, kami keberatan,” ujarnya.

“Sebab nama AMEL hanya satu dan tidak dibenarkan untuk Asosiasi musik lainnya menggunakan nama AMEL, pasalnya nama AMEL telah kami notariskan sebagai kekuatan hukum bagi teman teman yang tergabung dalam Asosiasi Musik Entertainment Luwu (AMEL),” sambung Andi Baso.

Jadi kata Andi Baso, pihaknya mendesak Pihak Kesbangpol Luwu untuk serius menyikapi persoalan ini, dan kami ingatkan untuk bijak menyikapi jika ada asosiasi musik lainnya menggunakan nama AMEL.

Terkait dengan kedatangan Ketua dan Pengurus Asosiasi AMEL Luwu, Kepala Seksi Ormas Kesbangpol Kabupaten Luwu, Merry Patabang menjelaskan, pihaknya turut prihatin dan tentu akan melakukan evaluasi terkait apa yang menjadi tuntutan dari pengurus AMEL Luwu

“Kita akan lakukan evaluasi dan monitoring untuk persoalan AMEL sesuai keberatan yang masuk, tentu langkah solusi terbaik akan di lakukan sesuai mekanisme yang ada. Soal dualisme nama AMEL tentu kami akan tegas sesuai bukti yang ada, dimana saat ini lebih awal sudah ada asosiasi menggunakan nama AMEL yang dibuktikan dengan akta notaris,” jelas Mery. (Irw)