oleh

Meski Pandemi, Bantuan Untuk Petani Sinjai Terus Mengalir

SINJAI, RAKYATSULSEL.CO- Bantuan untuk petani di Kabupaten Sinjai tetap mengalir, meski pemerintah mengalami keterbatasan anggaran akibat pandemi Covid-19.

Bantuan untuk petani ini berupa alat mesin pertanian (Alsintan) seperti Hand Traktor 10 unit, Cultivator 8 unit, pompa air 2 unit, Handsprayer 5 unit , Corn Seller 10 Unit.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Sinjai, Kamaruddin mengatakan, perhatian Bupati ASA untuk meningkatkan kesejahteraan petani begitu besar.

Sebab, meski anggaran pertanian mengalami refokusing akibat pandemi, bantuan pertanian tetap bisa diterima petani.

“Pak Bupati terus dorong kami untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi, sehingga bantuan terus mengalir meski kita sedang mengalami keterbatasan anggaran,” bebernya, Kamis (16/9/2021)

Bantuan ini merupakan wujud realisasi program di bidang pertanian dalam rangka mempercepat penerapan teknologi pra panen maupun pasca panen terutama yang terkait dengan percepatan dan perbaikan kualitas pengolahan tanah dan perbaikan mutu hasil pertanian.

Alsintan ini, diharapkan mendukung peningkatan produktifitas dan kualitas hasil pengolahan tanaman pangan yang merupakan komitmen Pemkab dalam mensejahterakan petani.

“Yang jelas semua bantuan pertanian berorientasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tapi ada bantuan yang langsung dirasakan manfaatnya, ada juga tidak,” pungkasnya.

Selain Alsintan, bantuan lainnya yang disalurkan meski ditengah anggaran yang terbatas mulai dari bantuan bibit bawang merah 15 hektare untuk petani di Desa Balakia dan Kelurahan Tassililu Kecamatan Sinjai Barat.

Kemudian, bawang putih 14 hektare di Desa Gunung Perak dan Arabika, Kecamatan Sinjai Barat. Lalu, bibit kentang 10 hektare di Desa Gunung Perak, bibit manggis di Kecamatan Sinjai Borong. Ada pula bantuan bibit durian, benih padi, jagung, dan kopi serta pupuk hayati 23.660 liter.

Menurut Kamaruddin, bantuan ini berkat upaya dari Bupati ASA dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat hanya untuk petani yang di Kabupaten Sinjai.

“Saya merasakan bagaimana perjuangan pak Bupati dalam mengurus bantuan ini sampai ke pusat, dan Alhamdulillah kita dapat bantuannya dan sudah diserahkan ke petani,” kuncinya. (Humas Kominfo).