oleh

Beroperasi, Pasar Wekke’e Geliatkan Ekonomi Bacukiki di Masa Pandemi

PAREPARE, RAKSUL- Pasar Wekke’e yang terletak di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki resmi beroperasi, Rabu, (15/9/2021), kemarin.

Pemfungsian pasar Wekke’e yang lama terbengkalai tersebut kini mendorong pertumbuhan ekonomi baru di masa pandemi.

Di era kepemimpinan Wali Kota, Taufan Pawe, Pemerintah Kota Parepare membuktikan komitmen dalam membangkitkan perekonomian masyarakat Bacukiki dengan difungsikannya Pasar Wekke’e itu.

Hadirnya Pasar Wekke’e di masa pandemi ini dinilai dapat mendongkrak geliat perekonomian di Kecamatan Bacukiki.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Perdagangan, Prasetyo Catur saat memantau pemfungsian pasar Wekke’e, dua hari ini.

“Kita hanya berupaya bagaimana agar ada pertumbuhan ekonomi baru di masa pandemi sekarang ini. Makanya setelah melihat ada aset Pemerintah Kota yakni pasar tersebut yang terbengkalai, kita mencoba untuk mencari tahu dan mencoba meminta petunjuk kepada pimpinan dan hasilnya kita diberi peluang untuk mengelolanya.

Jadi kami membentuk Tim pemanfaatan lasar Wekke’e untuk melakukan pembenahan agar pasar tersebut dapat dimanfaatkan oleh pedagang-pedagang yang ada di Pinggir jalan,”ungkap Prasetyo, Kamis, (16/9/2021).

Prasetyo menuturkan, ia bersama Tim tidak hanya fokus pada pemanfaatn pasar tersebut, tapi bagaimana memastikan agar ekonomi di kecamatan ini dapat terus bergerak di masa pandemi ini.

“Jadi untuk meramaikan pasar ini kita melakukan berbagai even-even nantinya dengan melibatkan beberapa perusahaan-perusahaan produk makanan maupun otomotif yang ada di Kota Parepare. karena kita tahu penduduk disini tidak kalah banyaknya dengan penduduk di Tengah Kota Parepare. Di sini akan menjadi perekonomian baru di Kota Parepare khususnya masyarakat Bacukiki,”tandasnya.

Prasetyo berharap, agar para pedagang yang masih memilih berjualan di pinggir jalan, agar segera menempati Los yang telah ditentukan sesuai hasil undian.

“Kami berharap para pedagang yang diluar pasar Wekke’e ini agar segera masuk ke dalam pasar bergabung dengan pedagang lain. Kami juga meminta kepada kepala UPTD pasar untuk bisa memfasilitasi mobil pedagang grosiran datang ke pasar ini, sebagaimana dengan pasar Lakessi,”pungkasnya.(Yanti)