oleh

Pemilu 2024 akan Lebih Kompleks

JAKARTA, RAKYATSULSEL.CO – Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan, Pemilu 2024 akan lebih kompleks dari pemilihan sebelumnya. Pasalnya dia menyadari keadaan dan situasi pandemik tidak dapat diprediksi ke depannya.

Menurutnya skenario tahapan awal hingga akhir Pemilu 2024 memang harus disiapkan oleh penyelenggara pemilu maupun stakeholder terkait. Sehingga, akan ada bayangan untuk beberapa kondisi yang akan terjadi. Salah satunya, belajar dari pengalaman pemilihan serentak dua tahun belakangan.

“Pengalaman kita pada Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 menghasilkan kesimpulan, bahwa apa yang mesti kita lebih siapkan pada situasi yang sudah diprediksi lebih kompleks tapi tetap harus optimis,” tuturnya dikutip dari laman resmi, Senin (13/9)

Ia melanjutkan, bahkan, persiapan yang dilakukan untuk Pemilu 2024 tidak boleh hanya terfokus pada pelaksanaan daerah yang melakukan pemilihan saja.

Melainkan juga harus terlintas untuk memikirkan kehidupan sosial politik di daerah yang tidak melaksanakan pemilihan.

Termasuk pencegahan pelanggaran dalam pemilihan harus ada perjumpaan-perjumpaan yang intensif dengan berbagai stakeholder terkait. “Pencegahan pelanggaran juga tidak semerta-merta kita bisa bertindak sendiri, butuh sinergi dengan banyak pihak,” tegasnya.

Dalam kondisi saat ini, Afif juga tidak memungkiri banyak peraturan yang masih dibahas dan memerlukan proses panjang. Namun dirinya mengingatkan bahwa seluruh proses tahapan ini akan ringan jika dikerjakan secara gotong royong.

“Saya ingin menjelaskan lagi, kita perlu mengedepankan optimisme sembari teman-teman masyarakat sipil, akademisi untuk tetap harus mengkritisi apa-apa yang sedang menjadi wacana,” tandasnya. (fin)