oleh

Istri Menpora Bersama Kapolda Sulsel Apresiasi Vaksinasi di Pondok Pesantren An-Nahdlah Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Istri Menteri Pemuda Olah Raga Hj Nadia Zainuddin Amali bersama dengan Kopolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam dan Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina meninjau vaksinasi massal di pondok pesantren An-Nahdlah Makassar, Jalan Tinumbu Lorong IVa, Senin (03/10/2021). Saat   tiba rombongan diterima oleh pimpinan pondok pesantren An-Nahdlah, Dr. KH Afifuddin Harisah.

Hj Nadia Zainuddin Amali menyampaikan apresiasinya kepada pesantren An-Nahdlah yang telah mendukung program vaksinasi untuk negeri.

“Dengan vaksin menghadirkan Indonesia sehat, Negara kuat. saya ucapkan terima kasih atas vaksinasi di pondok pesantren ini yang telah mendukung program vaksinasi pemerintah,” kata Hj Nadia.

Kunjungannya di Makassar ini dilakukan di empat titik lokasi yang  diikuti sekitar 7.600 orang, terdiri dari santri, pelajar, pemuda, mahasiswa, tenaga pendidik.

“Di pondok An- Nahdlah ini disediakan 1200 vaksin dosis pertama, kegiatan ini digagas pemerintah pusat bekerja sama dengan Dharma Wanita Kemenpora, Nurani Institute Indonesia, Majelis Alumni IPNU, IPPNU Sulsel, dan didukung Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Sulsel, serta Koopsau II TNI AU Makassar,” ucap Nadia kepada madia.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam dalam kesempatan juga menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada pengelola pondok pesantren An-Nahdlah yang mendukung percepatan program di Sulsel. Menurut angka vaksinasi di Sulsel masih berada diangka 30% dari total 7 juta lebih wajib vaksin di Sulsel, angka tersebut masih rendah dari yang ditargetkan presiden yakni 80%.

“Kita harus lerlari mencapai angka vaksinasi 80% itu, saat ini kita masih berada diangka 30%, apa yang dilakukan pesentren ini kita apresiasi setinggi tingginya,” ucap Irjen Pol Merdisyam.

Selain itu polda Sulsel juga  terus berupaya menangkal berita berita hoax dari vaksin. “Vaksin ini halal dan sangat aman. Apa yang kita lakukan ini mendapat lindungan dan ridho dari Allah SWT,” harapnya.

Disela sela kegiatan itu pimpinan pondok pesantren An-Nahdlah, Dr. KH Afifuddin Harisah mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dukungan pesantren kepada pemerintan dalam mencapai target vaksin untuk memutus mata rantai covid-19.

“Kami mendukung penuh gerakan vaksinasi pesantren se indonesia. Salah satu aksi dari saya, disini  memulai vaksin di pondok pesantren An-Nahdlah, yang vaksin disini tidak hanya anak santri dan guru tapi juga masyarakat sekitar dan keluarga santri,” ujar Dr. KH Afifuddin Harisah yang juga ketua Asosiasi Pesantren se-Sulsel. (*)