oleh

Golkar Sulsel Kerja Ekstra Untuk Airlangga

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulsel harus bekerja ekstra untuk meningkatkan elektabilitas Airlangga Hartarto jika ketua umum Partai berlambang pohon beringin tersebut didorong sebagai calon Presiden. Pasalnya. beberapa survei menetapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut di bawah angka lima persen.

Survei dari Lembaga Riset Independen INDex Indonesia yang menempatkan Airlangga Hartarto pada angka 1,3 persen di wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan. Airlangga berada di peringkat kelima setelah nama Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Puan Maharani.

Sementara, lembaga survei Fixpoll merilis elektabilitas calon presiden Airlangga Hartarto berada di urutan 12 dengan 0,5 persen.

Padahal, elektoral Golkar berada di urutan ketiga di bawah PDIP dan Partai Gerindra dengan perolehan 8,1 persen.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe menyampaikan komitmennya untuk kerja-kerja elektoral bagi Ketua Umum dengan menggerakkan struktur dan infrastruktur partai di 24 Kabupaten/Kota untuk mengkampanyekan nama Airlangga Hartarto.

“Saya tidak mau sikapi lembaga survei, kami fokus dan konsen untuk Airlangga. Kami maksimalkan kerja elektoral,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Minggu malam (14/9).

Apalagi, setiap Musda Wali Kota Parepare dua periode selalu tegaskan jika Golkar Sulsel harga mati mendorong dan memenangkan Airlangga Hartarto sebagai presiden di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Simbol kemuliaan partai kita Pak Airlangga Hartarto, harga mati Sulawesi Selatan harus mendorong menjadi presiden pada tahun 2024,” kata Taufan Pawe.

Ketua MKGR Sulsel ini menjelaskan, untuk mencapai target sebagai pemenang Pemilu 2024, khususnya memenangkan Airlangga Hartarto presiden, tak ada alasan bagi kader untuk tidak solid dan membangkitkan jiwa militansinya.

Menurut Taufan, seluruh kader Golkar Sulsel saat ini berkomitmen mengangkat nilai elektoral Airlangga Hartarto. Apalagi, Airlangga itu memiliki dua variabel dalam nilai jual.

“Kita saat ini all out sosialisasikan Pak Airlangga. Apalagi keterkenalan beliau ada dua variabel. Pertama sebagai tokoh terdepan memotong mata rantai Covid-19 dan kedua sebagai tokoh terdepan yang membantu Presiden Jokowi berjuang dalam pemulihan ekonomi,” jelasnya. (*)