oleh

Begini Penjelasan Jubir Soal Jokowi 3 Periode Presiden

JAKARTA, RAKYATSULSEL.CO – Isu Presiden Jokowi memimpin Indonesia selama tiga periode akhirnya terjawab. Juru Bicara (Jubir) Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan, presiden secara tegas menolak kembali maju 3 periode.

Fadjroel juga mengatakan, Presiden Jokowi tidak akan mencampuri urusan MPR terkait amandemen UUD 1945.

“Presiden sudah menunjukkan sikap politik dan ini tidak mencampuri agendanya MPR, kami hanya mengatakan sikap politik Presiden Joko Widodo Bahwa beliau setia pada Undang-Undang Dasar 45,” kata Fadjroel dalam diskusi daring, Sabtu (11/9).

Fadjroel menegaskan bahwa Jokowi tegak lurus lada konstitusi yang mengatur mada jabatan Presiden hanya 2 periode.

“Beliau tegak lurus pada pasal 7 Undang-Undang Dasar 45 dan kemudian beliau juga sudah mengatakan, selain 3 periode perpanjangan pun tidak,” katanya.

“Ini sikap politik Presiden, karena kami tidak boleh mencampuri amandemen maupun agenda amandemen,” tambahnya.

Meski demikian, Fadjroel menyatakan pemerintah juga tidak bisa melarang apabila ada pihak yang mewacanakan amandemen. Ia menyebut wacana dari tiap warga negara adalah hak konstitusional.

“Ini kan hanya hak konstitusional saja kalau berwacana, itu deh yang kita pegang. Sepanjang tidak melanggar hukum, tidak melanggar peraturan undang-undang yang berlaku,” pungkasnya. (*/fin)