oleh

Nursandy Syam Ulas Milenial Suara Potensial di Poadcast Raksul

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Manajer Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandy Syam jadi bintang tamu di poadcast Raksul, Jumat (10/9).

Pimpinan Redaksi (Pimred) Raksul, Lukman sebagai host pada program ngobrol politik ini. Mereka membahas potensi suara milenial pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Diawal paparannya, Nursandy mengemukakan, tren partisipasi pemilih di Sulsel sangat tinggi, yakni mencapai 70 atau 80 persen pada Pilkada 2019 lalu. Hanya saja, capaian ini berbeda-beda di setiap Kabupaten/Kota.

“Capaian partisipasi pemilih tergantung dari aktor politik, dan penyelelnggara untuk merangsang para pemilih,” tuturnya.

Saat ditanya soal baru-baru ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis adanya penambahan jumlah pemilih di Sulsel pada ketegori usia 17-30 mencapai 1,9 orang. Sehingga pada event politik mendatang suara milenial ini dapat berpengaruh besar

Nursandy menuturkan, tentunya bagi partisi politik di Sulsel melihat peningkatan jumlah pemilih milenial bisa menjadi bidikan yang sangat potensial untuk di garap.

“Malah bisa kita simpulkan segmen milenial ini sangat berpengaruh dari sekian ketegori pemilih. Oleh klarena itu wajar saja, dimana pun even politik dilaksanakan, segmen milenial manjadi primadona,” paparnya.

“Karena jumlahnya sangat besar, maka bisa dikatakan pengaruhnya juga pasti tinggi. Kalau dari sekian pemilih milenial hanya sebagian yang datang mencoblos, itu bakal menurunkan indeks demokrasi kita. itu juga menjadi ketugian kepada kandidat dalam segmen pemilh milenial. Kalau kita mampu mendulang suata maoritas ini, maka kemenangan ada di depan mata,” sambung Nursandy. (*)