oleh

Kapolda Sulsel Tinjau Vaksinasi Massal di Takalar

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam didampingi Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Tribun Lapangan Makkatang Karaeng Sibali, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Sabtu (11/9).

Kegiatan itu sekaligus mendistribusi paket sembako kepada warga terdampak Covid-19.Selain didampingi Kapolres Takalar, Kapolda Sulsel juga didimpingi oleh Bupati Takalar, Syamsari dan Pj Sekda Takalar, Muhammad Hasbi untuk memantau jalannya vaksinasi  yang menyasar masyarakat umum dan anak sekolah usia 12-18 tahun.

Kapolda Sulsel, Merdisyam mengatakan pelaksanaan vaksinasi massal tersebut diinisiasi oleh alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 untuk mendorong percepatan vaksinasi di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Takalar.

“Kita tahu bersama untuk target vaksinasi kita memang saat ini masih di bawah angka 30 persen kalau dilihat dari sasaran target secara keseluruhan, tapi kalau dari jumlah vaksin yang ada persediaan vaksin kita penyerapannya sudah besar,” ujar Merdisyam.

“Nah ini kita akan mengejar untuk target-target khususnya anak-anak sekolah untuk persiapan tatap muka,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, Takalar saat ini sudah memasuki level 2, artinya sudah menurun tapi yang perlu di waspadai jangan merasa sudah turun levelnya masyarakat akhirnya merasa sudah terbebas dari peparan Covid-19.

“Kalau kesadaran masyarakat yang kurang sangat mungkin akan naik lagi levelnya, jadi yang penting adalah tingkat kesadaran masyarakat tetap dipertahankan utamanya pemberian vaksinasi, memakai masker, jaga jarak, dan menghindari mobilitas,” ujar mantan Kapolda Sulawesi Tenggara itu.

Selain itu, sambung Merdisyam, target vaksinasi di seluruh daerah menjelang akhir tahun ini diupayakan mencapai 80 persen untuk terbentuknya herd emmunity masyarakat.

“Target pemerintah sampai menjelang akhir tahun ini diupayakan mencapai 80 persen di seluruh daerah yang ada di Sulawesi Selatan, tentunya ini diharapkan kerja sama semua pihak utamanya pemerintah daerah,” ungkapnya.

Merdisyam juga memuji kinerja pemerintah daerah (Pemda) Takalar dalam membantu pemeritah pusat untuk percepatan vaksinasi Covid-19. “Saya melihat Pak Bupati yang menjemput bola, karena kalau kita mengandalkan masyarakat yang datang di vaksinasi itu agak kerepotan,” ujarnya.

Merdisyam berharap semua anak usia 12-18 tahun diwajibkan untuk divaksinasi sebelum proses belajar tatap muka dimulai.

“Syarat utamanya untuk proses belajar tatap muka pelajar diwajibkan di vaksin. Jadi yang belum di vasin segera mendaftarkan diri untuk segera mendapkan vaksin,” katanya.

Sementara, Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sulsel dan rombongan atas kesediaannya memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Takalar.

“Terima kasih kami haturkan kepada Bapak Kapolda Sulsel dan rombongan atas kesiadaannya menghadiri vaksinasi massal yang digagas alumni Akpol 1999,” kata Beny Murjayanto.(*)