oleh

Polres Takalar Bidik Proyek Sumur di Polsel

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Penyidik Reskrim Polres Takalar dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan terhadap proyek sumur bor dalam terlindungi di Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) yang dikerjakan oleh CV Zahra Utama Konstruksi dengan nilai anggaran Rp1 miliar.

“Dalam waktu dekat kami akan cek proyek sumur bor terlindungi itu. Apakah ada indikasi korupsi didalamnya atau tidak nanti kita lihat setelah dilakukan pul data, dan pul baket,” kata Kanit Tipidkor Polres Takalar Ipda Sumarwan, Jumat (10/9).

Di mana, sambung Sumarwan, proyek itu diduga belum rampung sehingga manfaatnya belum dapat dinikmati oleh masyarakat. Bahkan masa pekerjaan dari proyek tersebut telah berakhir sejak bulan Juni lalu.

Selain terkesan mubazir, proyek pengadaan sumur bor terlindungi tersebut diduga juga telah diterlantarkan oleh pihak CV Zahra Utama Konstruksi, sehingga kuat dugaan proyek tersebut dianggap sebagai ajang untuk melakukan tindak pidana korupsi.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) air bersih, air limbah, dan drainase, Kamaluddin, saat dikonfirmasi wartawan belum lama ini membenarkan proyek sumur bor terlindungi tersebut belum rampung.

“Memang belum rampung proyek itu, sisa sambungan pipa air ke rumah warga yang belum terpasang, nanti saya sampaikan ke rekanannya,” kata Kamaluddin selaku penanggung jawab kegiatan.

Sementara, pihak rekanan CV Zahra Utama Konstruksi sampai berita ini dimuat belum berhasil memberikan keterangan dugaan korupsi APBD Takalar itu.(*)