oleh

Damkar dan PLN Lakukan Pemeriksaan dan Sosialisasi di Rutan Pinrang

PINRANG, RAKYATSULSEL.CO – Antisipasi terjadinya kebakaran yang kerab menimbulkan kerugian materi bahkan tidak menutup kemungkinan menimbulkan korban jiwa.

Kepala Rutan Pinrang, Wahyu Trah Utomo menindak lanjuti arahan Sekjen Kemenkumham terkait kebakaran yang terjadi di Lapas Tanggerang yang menyebabkan korban jiwa akibat musibah kebakaran tersebut.

Rutan Pinrang mendapat kunjungan pihak PLN dan pihak Damkar, dalam rangka melakukan mitigasi Risiko Kebakaran,bertempat di Rutan Pinrang kelas llB Pinrang, Jumat (9/9).

Wahyu Trah Utomo menuturkan, keberadaan pihak PLN dan Damkar di Rutan Pinrang adalah tindaklanjut dari arahan Sekjen Kemenkumham dalam menindaklanjuti kebakaran yang terjadi di Lapas Tanggerang, yang disebabkan korleting listrik.

Dalam arahannya, Wahyu lebih menekankan pencegahan dari pada penangulangan dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak PLN dan Damkar atas kunjungannya ke Rutan Pinrang PLN dalam melakukan pemeriksaan Instalasi dan Damkar dalam melakukan mitigasi bencana kebakaran.

Sementara itu, Manager PLN Pinrang Mulke Gal Tumanken menuturkan, hasil pemeriksaan Instalasi yang kami lakukan kondisinya baik dan aman, kami akan lakukan rekomendasi agar lebih baik lagi, di perbaikan perbaikan milik Rutan Pinrang.

Kabid Damkar Mustapa menjelaskan, sosialisasi yang dilakukan dalam mengantisipasi kebakaran dengan menggunakan alat sederhana sampai alat modern telah lakukan dan berhasil dengan baik.

“Peralatan yang ada di Rutan Pinrang ini masih sangat kurang, untuk itulah harus diperbanyak, dan juga berharap agar penempatan alat tersebut mudah terlihat dan mudah terjangkau, hal ini memudahkan jika terjadi musibah kebakaran,alat tersebut mudah dipergunakan,” pungkasnya. (*)