oleh

Camat dan Kapolsek Tamalanrea Sosialisasikan PPKM di Pusat Perbelanjaan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Camat Tamalanrea, Muhammad Rheza bersama Kapolsek Tamalanrea, AKP. Muhammad Muhtari melakukan rapat koordinasi bersama Tripika Kecamatan, Kamis (9/9).

Usai melaksanakan rakor, Camat dan Kapolsek melakukan sosialisasi Surat Edaran mengenai Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Aplikasi Peduli Lindungi di Pusat Perbelanjaan.

Bersama Satgas Raika dan jajaran Polsek Tamalanrea, Muhammad Rheza menemui penanggung jawab dari Living Plaza dan Mall M’Tos di Jalan Perintis Kemerdekaan.

“Kegiatan kita kemarin itu mensosialisasikan soal PPKM ke pusat perbelanjaan. Ini sebagai bentuk dukungan untuk memutus penyebaran covid khususnya di Tamalanrea,” papar Rheza, Jumat (10/9).

Sebelumnya penerapan penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi telah dilakukan untuk pengunjung pusat perbelanjaan atau mal. Kini berbagai fasilitas dan kegiatan publik wajib menerapkan aplikasi pelacak Covid-19 ini.

Dimana aplikasi ini nantinya berguna untuk pemerintah dalam upaya tracing demi mengantisipasi paparan COVID-19 di pusat perbelanjaan seperti mal dan Pusat Keramaian lainnya.

“Sesuai perintah Bapak walikota, kami menegaskan pengelola usaha dapat dikenakan sanksi jika mengabaikan aturan dalam tersebut,” ungkapnya.

“Sanksinya pun tak main-main, dapat dilakukan penutupan tempat usaha. Maka kami harapkan setiap pihak dapat bekerja sama,” jelasnya.

Sehingga, kata Rheza, pihaknya mengajak seluruh masyarakat terutama pengelola pusat perbelanjaan untuk bersama mematuhi protokol kesehatan, tetap menjaga diri sendiri dan orang lain. (*)