oleh

UIM Lepas Sambut Mahasiswa MBKM: Mengabdi dan Berkontribusi Untuk Negeri

MAKASSAR, RAKSUL- Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar lepas sambut mahasiswa pesera program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) di Auditorium K.H Muhyiddin M. Zain pada hari Rabu tanggal 8 September 2021 secara luring dan daring.

Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D selaku ketua panitia dan sekaligus ketua PIC/koordinator MBKM Universitas Islam Makassar melaporkan bahwa ada dua program MBKM yang telah diikuti oleh mahasiswa dan dosen UIM, yakni program pertukaran mahasiswa merdeka dan program kampus mengajar.

Untuk diketahui, program kampus mengajar dan pertukaran mahasiswa merdeka merupakan salah satu dari delapan program yang dicanangkan oleh Kemendikbud ristek RI.

Program kampus mengajar mahasiswa UIM yang lolos sebanyak 45 orang dan dosen UIM yang lolos sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL) sebanyak 28 orang. Para dosen yang lolos sebagai DPL ini akan membimbing mahasiswa dari kampus lain ditiap lokasi, sedangkan mahasiswa UIM akan berkolaborasi dengan mahasiswa dari kampus lain yang akan berbakti untuk negeri yang akan tersebar ke seluruh pelosok nusantara baik di pulau Sulawesi maupun di luar pulau Sulawesi.

Sedangkan untuk program pertukaran mahasiswa merdeka, mahasiswa UIM yang lolos sebanyak 48 orang yang akan mengikuti perkuliahan diberbagai kampus di Indonesia seperti di pulau Jawa dan lain-lain. Kemudian, ada 19 orang dosen UIM sebagai pengampu mata 21 mata kuliah yang telah terpilih mata kuliahnya oleh mahasiswa dari luar UIM yang akan terlaksana pada semester ganjil T.A 2021-2022 serta ada 3 orang dosen UIM yang lolos sebagai dosen modul nusantara yang akan mendampingi mahasiswa dari luar UIM.

Selain itu, terdapat 55 orang mahasiswa dari luar UIM yang berasal dari luar pulau Sulawesi yang memilih UIM sebagai kampus tujuannya untuk kuliah secara luring dan dan 245 orang mahasiswa dari luar UIM yang memilih UIM untuk kuliah secara daring pada program pertukaran mahasiswa merdeka angkatan I.

Prof. Dr. H.M Arifin Hamid, M.H Wakil Rektor I Bagian Akademik UIM sekaligus sebagai penanggungjawab MBKM UIM dalam sambutannya mengatakan bahwa ada delapan program MBKM yang dicanangkan oleh kemdikbudristek dan UIM menyambut baik program ini. Saat ini UIM berhasil meloloskan mahasiswa dan dosen pada dua program yakni kampus mengajar dan pertukaran mahasiswa merdeka. Program kampus mengajar dengan tagline berbakti untuk negeri adalah program yang mengajak mahasiswa di Indonesia untuk menjadi guru dan mengajar siswa-siswa SD dan SMP yang ada di wilayah 3T yakni terdepan, tertinggal dan terluar. Dan dalam program ini mahasiswa di anjurkan membantu literasi numerasi siswa, membantu adaptasi teknologi dan membantu administrasi sekolah.

Sedangkan program pertukaran mahasiswa merdeka dengan tagline bertukar sementara bermakna selamanya akan membekali mahasiswa dengan wawasan baru, banyak pengalaman dan pelajaran terkait keragaman budaya Indonesia dan toleransi antar sesama individu, yang diharapkan dari pertemuan dan perkenalan tersebut, mahasiswa akan bersama-sama belajar menghargai perbedaan, dan merayakan keberagaman yang dilakukan sambil mengikuti perkuliahan. Dua program MBKM ini diyakini akan dapat memaju pencapaian targrt Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Islam Makassar, minimal dapat mencapai IKU 2 mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus dan IKU 3 Dosen berkegiatan di luar kampus.
Rektor UIM ibu Dr. Hj. Majdah M Zain, M.Si secara resmi melepas mahasiswa kampus mengajar angkatan 2 dan melepas mahasiswa UIM yang akan melaksanakan pertukaran mahasiswa serta menerima pertukaran mahasiswa merdeka. Dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada semua mahasiswa yang lolos kampus mengajar angkatan 2 dan pertukaran mahasiswa merdeka angkatan I dan dosen UIM yang lolos sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL) program kampus mengajar Angkatan 2, dosen pengampu mata kuliah PMM, dosen modul nusantara. Tentunya ini hasil kerja keras dan peran semua unsur dan civitas akademika UIM khususnya bapak WR I bersama ketua PIC/kordinator MBKM UIM, dan berharap capaian ini akan menjadi penyemangat agar UIM semakin lebih baik ke depan.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah salah satu tindakan yang nyata untuk membekali mahasiswa memiliki kompetensi, skill, kemampuan, dan karakter sehingga bisa adaptit terhadap perubahan dan tantangan dalam mewujdkan Indonesia Emas.

“Harapan saya melalui program ini mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater UIM dan mahasiswa dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang fleksibel, kreatif dan inovatif serta mempunyai karakter akhlak yang mulia yang siap kapan saja memberikan kontribusi membangun negeri untuk mewujudkan SDM unggul untuk menopang Indonesia maju dan Indonesia tangguh,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara lepas sambut tersebut Wakil Rektor I UIM bapak Prof. Dr. H.M Arifin Hamid, M.H, Wakil Rektor II bapak Dr. Ir. La Sumange, M.Si, Wakil Rektor III bapak Dr. H. Nurdin Tajri, M.H, Wakil Rektor IV bapak Dr. KH. Ruslan, M.A. Juga hadir para Dekan dan direktur, para kepala biro, kabag, ketua lembaga, wakil dekan, ketua prodi, dosen, staf/karyawan di lingkup UIM. (*)