oleh

Pemkot Palopo dan PT Pos Indonesia Teken Kerjasama, Judas Amir Bilang Begini

PALOPO, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo dan PT Pos Indonesia cabang Palopo melaksanakan Kerjasama yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Palopo yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo, Rabu 8 September 2021.

Plt Kepala Baependa Kota Palopo Ibnu Hasyim menyampaikan penerimaan target PBB untuk kota palopo sampai dengan semester kedua dibulan agustus dengan asumsi presentasi sebesar 46,7 persen ini masih rendah dari target.

“Para kolektor diberikan fasilitas satu unit kendaraan roda dua langkah ini di ambil untuk memfasilitasi kolektor untuk melakukan penagihan,” ujar Ibnu Hasyim.

Bapenda akan melakukan capaian target dengan catatan akan dilakukan sayembara atau perlombaan dimana kecamatan dan kelurahan termasuk kolektor yang capai target yang sudah ditentukan oleh Bapenda akan diberikan reward bagi kolektor yang mencapai target khusus untuk tunggakan.

Kegiatan ini juga dilanjutkan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemerintah Kota Palopo dengan PT. Pos Indonesia Cabang Palopo dimana PT Pos Indonesia membuka loket pembayaran khusus PBB di gerai PT Pos di kota palopo dengan tujuan untuk mempermudah dalam melakukan pembayaran.

Dan inovasi yang dilakukan oleh PT Bank sulselbar kolektor dapat melakukan pembayaran secara mobile banking dan juga akan diberikan reward oleh bank sulselbar bagi kolektor yang melakukan pembayaran secara mobile banking.

Terpisah, Walikota Palopo, Judas Amir dalam sambutannya menyampaikan pihaknya ingin melihat kinerja Bapenda. Ia berharap dengan adanya kerjasama ini bisa mencapai target yang ditetapkan.

“Disini kita mau lihat orang yang ingin bekerja jika tidak bekerja maka target itu tidak akan pernah dicapai,” jelas Judas.

Kata Judas, lurah dan camat ini memiliki tanggungjawab terkait target pendapataan khususnya Pajak Bumi dan Bangunan. “Lurah dan Camat jangan tidak mau untuk bertanggung jawab tugas yang dilaksanakan ini harus kita sukseskan,” paparnya.

Judas juga menyampaikan jika tidak ada ditempat orang punya tanah tersebut cari tahu alamat dimana orang tersebut tinggal atau ada keluarganya yang bisa bayarkan.

Jika tak cukup para lurah buatkan surat diketahui camat untuk dikirimkan orang tersebut dimana tempat tinggalnya tata cara bekerja disini harus benar.

“Para lurah harus kordinasi dengan baik dengan para camat dan kolektor untuk menyelesaikan permasalahan ini dan berharap para kolektor dan para lurah semua uang yang ingin diserahkan pemilik hati-hati jika perlu diarahkan untuk pergi membayar,” ungkapnya.

“Atau uang tersebut boleh diambil tapi tiga hari uang diambil kolektor belum ada bukti pembayaran dibawakan segera dilapor,” tambahnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan Pengukuhan yang ditandai dengan penyerahan SK dan Kendaraan Operasional Secara simbolis kepada perwakilan kolektor dan Penandatanganan perjanjian Kerjasama Antara Pemerintah Kota Palopo dengan PT. Pos Indonesia Cabang Palopo serta penyerahan Cinderamata.

Turut dihadiri Asisten III Setda Kota Palopo Ishaq Iskandar, Pimpinan Cabang PT Bank sulselbar Kota Palopo Supriyanto, Kepala Kantor PT. Pos Indonesia Cabang Palopo Yatri Marina serta Para Camat dan Lurah serta Para kolektor. (*)