oleh

Dibujuk Jadi Ketua Golkar Parepare, Erna Rasyid Taufan Katakan Ini

Penulis: Yanti

PAREPARE, RAKSUL- Menindaklanjuti hasil rapat konsolidasi kader beberapa waktu lalu, Keluarga Besar Partai Golongan Karya (Golkar) Parepare melakukan silaturahim bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hj Erna Rasyid Taufan di Rumah Jabatan Walikota Parepare, Rabu (8/9/2021).

Silaturahmi itu dilakukan, untuk menyampaikan hasil konsolidasi para kader serta meminta kesediaan Erna Rasyid Taufan sebagai calon tunggal Ketua DPD II Golkar Parepare.

“Memang kita belum pernah bertemu beliau (Erna Rasyid Taufan) dan sesuai yang disepakati, kami membentuk tim dan alhamdulillah hari ini kita wujudkan,” ujar Kaharuddin.

Meski Istri Walikota Parepare ini belum menyampaikan sikap atas keputusan dari Pengurus Besar Partai Golkar, tambah Kaharuddin, dirinya mengapresiasi keputusan yang meminta untuk memikirkan dan mendiskusikan bersama keluarga.

“Alhamdulillah dalam pertemun ini walaupun belum menyampaikan sikapnya kita sudah ada harapan,” kata dia.

Menurut Kahar, beberapa alasan dan pertimbangan sehingga para pengurus menjatuhkan pilihan kepada Erna Rasyid Taufan sebagai calon tunggal.

“Beliau memiliki kepemimpinan yang sangat kuat dan terbukti tidak langsung mengiyakan jika ada sesuatu tapi meminta waktu untuk berpikir. Ini menandakan leadership beliau bukan leadership kelas rendahan tapi leadership kelas tinggi. Dan figur yang seperti ini kami harapkan. Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini sudah ada keputusan yang diberikan,” timpal dia.

Kaharuddin optimis, sosok Hj Erna Rasyid Taufan bisa memimpin dan membesarkan Golkar Parepare.

Sementara, Hj Erna Rasyid Taufan saat dimintai tanggapan atas dorongan pengurus dan kader menjadi Ketua Golkar Parepare, Erna meminta waktu untuk berpikir.

“Terimakasih atas kepercayaan ini dari Keluarga Besar Golkar. Tapi saya meminta waktu untuk memikirkan hal besar ini. Karena jujur saya tidak pernah berpikir dan menduga dan lebih khusus saya tidak pernah berkomunikasi dengan satu orang pun untuk hal ini,”terang Erna.

Ia mengaku terharu saat dimintai untuk menjadi calon Tunggal Ketua DPD II Golkar Parepare.

“Saya tahu sekali bagaimana proses untuk menjadi ketua itu sulit, dinamika apa yang akan terjadi. Saya tidak tahu apa penilaian mereka terhadap saya, karena saya hanya bekerja. Dan tidak pernah terlintas sedikitpun bahwa saya akan menjadi Ketua Partai. Itu sesuatu di luar jangkauan saya. Ini berat buat saya. Di pikiran saya apakah bisa memberikan sesuatu yang besar buat partai ini dan apakah saya tetap bisa istiqomah. Itu semua harus jadi pertimbangan saya dan keluarga saya dulu,”ungkap Erna.(*)