oleh

Wakapolda Sulsel Tinjau Vaksinasi Merdeka di Pesantren Nahdatul Ulum Maros

MAROS, RAKYATSULSEL.CO – Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol. Chuzaini Patoppoi meninjau pelaksanaan vaksinasi Merdeka di Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Kabupaten Maros secara serentak sekaligus mengikuti Vicon arahan Presiden RI, Selasa (7/9).

Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Bupat Maros Chaidir Syam, PJU Polda Sulsel dan Unsur Forkopimda kab Maros, serta pengasuh Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Maros Irfan.

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berterima kasih kepada Polda Sulsel yang telah mendukung vaksinasi serentak di Sulsel. Di mana Polda menyiapkan 12.500 dosis dan dilaksanakan di 19 lokasi selama 2 hari, diantaranya di pesantren dan tempat ibadah.

“Dalam kegiatan Vaksinasi Merdeka termasuk di Pesantren Nahdatul Ulum tersebut Presiden Joko Widodo memantau secara langsung (live) dari Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor,” ujar Sudirman.

Diketahui, Presiden RI Joko widodo sangat mengapresiasi yang telah di laksanakan TNI Polri dalam mlaksanakan vaksinasi serentak di pesantren dan rumah ibadah seluruh indonesia

Dalam kesempatan tersebut, di samping melakukan peninjauan pelaksanaan Vaksinasi, Wakapolda Sulsel dan Plt Gubernur Sulsel juga memberikan Tali Asih kepada Perwakilan Santri Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Kab Maros.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E .Zulpan mengemukakan Polda Sulsel All Out mendukung vaksinasi sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 di Sulsel. Termasuk di kalangan pelajar dan para santri juga masyarakat secara umum.

“Ya sebanyak 2400 dosis disiapkan untuk di berikan kepada pelajar, santri dan masyarakat umum Kabupaten Maros,” jelas E.Zulpan.

Upaya ini, sambung E.Zulpan sebagai ikhtiar di mana vaksinasi bisa memberikan kekebalan agar mereka bisa beraktifitas dan mencari ilmu tetap bisa maksimal dan tetap sehat.

Ia berharap pelaksanaan vaksinasi lebih masif sehingga proses untuk pengendalian sampai tahap menghentikan penyebaran COVID-19 bisa dimaksimalkan.

Dirinya juga berterimakasih kepada para pengasuh dan Ustadz Pesantren Nahdatul Ulum Kabupaten Maros, juga pada para tenaga kesehatan dan berbagai pihak lainnya yang mendukung pelaksanaan vaksinasi itu. (*)