oleh

Perubahan Status PDAM Jadi Perumda Dirapatparipurnakan

PAREPARE, RAKSUL – DPRD Parepare menggelar rapat Paripurna terkait jawaban Walikota atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Parepare.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Parepare Hj Andi Nurhatina Tipu yang didampingi dua Wakilnya, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Parepare H Iwan Asaad dan beberapa pimpinan SKPD serta anggota dewan lainnya, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (7/9/2021).

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim menyampaikan jawaban Walikota atas pandangan umum dari fraksi Golkar, fraksi Demokrat, Fraksi Amanat Kebangkita Rakyat Indonesia, serta Fraksi Gerindra DPRD yang menyatakan menyetujui Ranperda tersebut untuk dibahas ke tahap selanjutnya.

“Terimakasih kepada fraksi-fraksi yang telah menyetujui Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut dengan harapan bahwa tujuan pendirian perusahaan daerah air minum dapat dilaksanakan dengan baik hingga PDAM mampu mandiri, memiliki manajemen yng profesional sehingga dapat membantu daerah dalam meningkatakan dan menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pengembangan Kota Parepare kedepannya,”Jelas Pangerang.

Lebih lanjut Pangerang juga menyampaikan terimakasih atas pandangan Fraksi Persatuan Bintang Demokrasi, yang telah sejalan dengan harapan Pemerintah Kota, bahwa dalam pengelolaan dan pengembangan perusahaan umum air minum kedepannya, dapat mengemban amanah dengan meningkatkan pengelolaan perusahaan air minum di kota parepare secara profesional, efesien dan efektif.

“Perisahaan daerah air minum bisa Lebih inovatif dalam menciptakan sumber daya air sebagai bahan baku produksi air bersih, memenuhi kebutuhan air bersih dan meningkatakan pelayanan air bersih,”pungkasnya

Perubahan status PDAM menjadi perumda ini lanjutnya, lebih disebabkan oleh adanya perintah Undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang mengisyaratkan perlunya PDAM untuk melakukan pengelolaan Perusahaan yang lebih profesional, transparan dan mandiri sekaligus dapat melakukan perluasan usaha, agar mampu menciptakan keuntungan bagi PDAM itu sendiri, dan pada akhirnya akan memberikan PAD kepada pemerintah Kota Parepare.(Yanti)