oleh

Angin Puting Beliung Hancurkan Tujuh Rumah di Takalar

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Angin puting beliung menghancurkan tujuh rumah di tiga Desa di Takalar. Masing-masing Desa Balang Tanaya, Desa Massamaturu dan Desa Timbuseng, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Senin (6/9).

Akibat dari peristiwa tersebut masyarakat yang terkena bencana angin puting beliung hanya meratapi nasibnya lantaran tempat tinggalnya hancur.

Dari informasi yang masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar langsung melakukan evakuasi terhadap korban bencana angin puting beliung.

Kepala Kantor (Kalak) BPBD Takalar, Nuriksan Nurdin menyampaikan kronologis kejadian bermula dari intensitas curah hujan yang tinggi disertai angin kencang. Akibatnya, terjadi puting beliung lalu pohong tumbang di pinggir jalan dan menimpah beberapa rumah warga.

“Tak ada korban jiwa tapi beberapa rumah yang terkena angin puting beliung rusak parah,” ucap Nuriksan, Selasa (7/9).

Saat ini, tim tanggap bencana BPBD Kabupaten Takalar melakukan upaya assesment pengambilan data awal, koordinasi dengan pemerintah setempat, Babinsa dan, membuat laporan kejadian Bencana.

Terpisah, Kepala Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), M.Rusli membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayahnya dan ada tujuh rumah ambruk di tiga desa.

“Saya berharap ada perhatian pemerintah kepada warga yang mengalami kerugian Materil,” katanya. (*)