oleh

Konsultasi Publik, Syaharuddin Alrif Bahas Sistem Pertanian Organik

SIDRAP, RAKYATSULSEL.CO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Syaharuddin Alrif menggelar konsultasi publik terkait rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang sistem pertanian organik.

Kegiatan itu dilaksanakan di kebun porang PT. Alfatih, Desa Damai, Kecamatan Wattang Sidenreng, Minggu (5/9).

Syahar–sapaan akrabnya menyampaikan ranperda ini nantinya akan melahirkan Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi payung hukum bagi masyarakat. Khususnya para petani dalam mendorong sistem pertanian organik.

“Ketika program ini sudah diperdakan berarti pemerintah sudah melindungi, sudah ada payung hukumnya dan sudah ada anggaran yang sudah disiapkan,” ucap Syahar, Senin (6/9).

Wakil Ketua DPRD Sulsel ini berpesan dalam forum tersebut agar nantinya para peserta yang hadir bisa mensosialisasikan kepada masyarakat luas bahwa akan ada perda sistem pertanian organik.

“Jadi pengadaan-pengadaan yang berkaitan dengan hal itu akan disiapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan Ridwan Umar dalam paparan materinya menyebutkan penggunaan pupuk organik ini sangat penting sehingga ia menyambut baik dilaksanakannya Ranperda ini.

Kata Ridwan, produk yang dihasilkan dari pupuk organik nantinya tidak berbahaya bagi tubuh, dan juga memperbaiki lingkungan. Sementara, pada kegiatan konsultasi publik tersebut terlihat antusiasme peserta.

Selain itu, beberapa masukan dan tanggapan disampaikan perwakilan dari berbagai sektor, baik dari tokoh masyarakat dan petani.

Mereka menyampaikan apresiasi dan harapannya agar ranperda yang menjadi cikal bakal perda nantinya sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sektor pertanian di Indonesia khususnya di Kabupaten Sidrap. (*)