oleh

Gelar Konsultasi Publik, RPG Bahas Ranperda Sistem Pertanian Organik di Sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Ada dua hal yang perlu diperhatikan pada kegiatan konsultasi publik terkait Ranperda Sistem Pertanian Organik, yang pertama keseimbangan alam dan Keamanan Produk, Minggu (05/09/2021), di Warunk Upnormal Jl. A. Djemma Kota Makassar.

Hal ini disampikan oleh Rudy P Goni anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi PDI Perjuangan saat memberikan pengantar dihadapan perwakilan masyarakat dan kelompak tani dan pemerhati produk organik dari beberapa kecamatan di Kota Makassar.

Keseimbangan alam yang dimaksud ujar RPG adalah dimana maraknya penggunaan pupuk anorganik, pestisida dan intensifnya eksploitasi lahan dalam jangka panjang membawa konsekuensi berupa kerusakan lingkungan, mulai dari tanah, udara dan lingkungan hidup.

“Praktek-praktek pertanian anorganik yang mengakibatkan pencemaran lingkungan, keracunan penyakit dan kematian pada mahluk hidup yang selanjutnya dapat menimbulkan bencana dan malapetaka, ujar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulsel,” katanya.

Sementara untuk memastikan keamanan produk, diperlukan labelisasi sehingga aman untuk dikonsumsi.

“Terkait tujuan dari konsultasi publik sebagai media pemenuhan hak masyarakat, dan memberikan informasi dan saran dan masukan dan tanggapan dari masyarakat terkait Perda yang akan dibuat nantinya,” pungkas RPG.

Dua narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini, Ir. Moch. Kamrah M.Si dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Prov. Sulsel, dan William Pemerhati dan Pengkonsumsi Pertanian Organik.

Dalam pemaparannya Moch. Kamrah menjelaskan bahwa pertanian organik adalah teknik budidaya pertanian yang mengendalikan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis.

Tujuan utamanya adalah menyediakan produk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumennya serta tidak merusak lingkungan.

Lain halnya William yang hadir sebagai narasumber kedua menekankan bahwa gaya hidup sehat telah melembaga dimana masyarakat mensyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus beratribut aman dikonsumsi, kandungan nutrisi tinggi dan ramah lingkungan.

Sistem pertanian organik adalah sistem produksi holistik dan terpadu, mengoptimalkan kesehatan dan produktifitas agro ekosistem secara alami serta mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas dan berkelanjutan, pungkas William.

Kegiatan ini juga dihadiri legislator Kota Makassar, antara Hj. A. Suhada Sappaile, Anton Paul Goni, dan Galmerrya Kondorura dengan standar protokol kesehatan yang sangat ketat. (*)