oleh

Jelang Musda Golkar Barru, Musdassir Klaim Dapat Diskresi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kandidat calon Ketua DPD II Golkar Barru, Mudassir Hasri Gani mengklaim telah mendapatkan diskresi maju di Musyawarah Daerah (Musda) Gokar Barru.

Mudassir mengatakan jika diskresi itu sudah ada di meja DPD I Golkar Sulsel. “Iya, sudah adami itu diskresinya,” ujar Mudassir, Kamis (2/9/2021).

Tak hanya diskresi, Mudassir juga mengaku telah mengantongi mayoritas dukungan dari pimpinan kecamatan (Pincam). Hal itu membuatnya makin mulus maju sebagai kandidat kuat di Musda Golkar Barru. “Enam dari tujuh kecamatan mendukung saya. Insya Allah, semua solid. Hanya Soppeng Riaja yang tidak mendukung saya,” katanya.

Pelaksanaan Musda DPD II Golkar Barru sendiri rencananya akan digelar Senin 6 September 2021 mendatang. Ada dua bakal calon yang akan bertarung pada Musda itu. Mereka yakni Wakil Ketua DPRD Barru, Kamil Ruddin serta Mudassir Hasri Gani.

Juru bicara (Jubir) Golkar Sulsel, Zulham Arief menuturkan, DPD I Golkar Sulsel memang sudah mengantongi dua diskresi untuk dua Musda. Salah satunya untuk Indah Putri Indriani di Luwu Utara.

Saat ditanya apakah satu diskresi lainnya untuk Musda Barru, Zulham tak menepisnya. Dia juga tak membantah jika diskresi itu untuk Mudassir. “Bisa jadi Barru. Tapi kita lihat nanti. Dan yang jelas sekarang ini, ada dua diskresi diterbitkan DPP untuk dua daerah yang akan menggelar Musda,” ujar Zulham.

Sekretaris AMPG Sulsel ini menuturkan, Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe sendiri yang menjemput langsung diskresi itu dari DPP. Itu saat TP bertemu dengan Sekjen DPP Golkar, Lodewijk Paulus. “Diskresinya diterima beberapa hari lalu, ya hari Senin. Pak TP secara langsung yang menerimanya dari Pak Sekjen,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Golkar Baru A Ina Kartika Sari meminta kepada pihak-pihak tertentu untuk tidak melakukan intervensi terhadap jalannya Musda di Barru.

“Pendaftar calon ketua ada dua orang. Dan dinamika dalam Musda itu hal biasa saja, nanti lah kita lihat hasilnya,” katanya di Kantor DPRD Sulsel.

“Di Barru itu Insya Allah aman-aman saja, kalau pun ada berkembang-berkembang itu wajar-wajar saja. Yang pasti kan ini daerah saya, saya tidak mungkin mau diganggu begitu. Saya siap bertanggung jawab lah,” tambah Bendahara DPD I Golkar Sulsel itu. (*)