oleh

Bupati Maros Minta Pelaku Wisata Berinovasi untuk Sektor Kuliner

MAROS, RAKYATSULSEL.CO – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros telah menggelar pelatihan peningkatan inovasi dan higienis kuliner di destinasi pariwisata, di Aula Hotel Grand Town, Maros, Senin (30/8).

Kepala Bidang Pariwisata, Yusriadi Arif mengatakan jika kegiatan yang digelar dua hari ini menghadirkan peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pengelolah destinasi wisata yang ada di Maros.

“Kita berharap semoga kegiatan ini bisa menggenjot peningkatan SDM pengelolah wisata dan meningkatkan daya saing kuliner di destinasi wisata,” ujar Ady, Kamis (2/9).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Maros, Chaidir Syam merupakan kegiatan yang berasal dari DAK non fisik pelayanan bidang pariwisata Kemenparekraf.

Kata Chaidir dirinya sangat mendukung berbagai kegiatan yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Maros. Sebab, agenda ini adalah hal yang baik.

“Kegiatan ini adalah hal yang sangat baik, minggu lalu kita pelatihan keamanan di lokasi wisata kuliner, ini semua saling berkaitan, tentu harapan kita adalah destinasi kita bisa menjadi destinasi yang lebih menarik, kan kita punya tempat wisata cantik, indah, tapi kalau tapi tidak aman, itu kan bahaya, makanya harus safety,” papar Chaidir.

Selain keindahan destinasi wisata, sambung Chaidir, keamanan atau safety juga menjadi poin utama, selain itu harus ada kuliner yang higienis dan inovatif. Misalnya ada lammang di lacolla, dibuatkan inovasi lammang keju, kan unik dan pasti akan membuat orang tertarik,

“Belum lagi kemasan yang baik akan menambah daya tarik dan bisa menjadi oleh-oleh para pengunjung,” bebernya.

Chaidir berharap para pelaku wisata senantiasa menjaga kesehatan dan tetap menerapkan protokol covid-19.

“Semoga pandemi segera berlalu agar pariwisata kita bisa kembali beroperasi maksimal, para pelaku sektor wisata harus tetap senantiasa menjaga kesehatan dan tetap menerapkan protokol covid-19,” jelasnya. (*)