oleh

Soal Putusan Banding Terdakwah Kasus Trotoar di Sinjai, Kajari: Kami Masih Pelajari Salinan Putusan

SINJAI, RAKYATSULSEL.CO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan telah menerima salinan Putusan Banding, atas kasus Korupsi Pembangunan Trotoar Tahun Anggaran (TA) 2018, yang diajukan oleh Terdakwa AZ.

Dimana AZ sebelumnya oleh Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun dikurangi selama terdakwa dalam tahanan dan membayar denda sebesar Rp 50 juta, subsider 2 bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp79 juta. Atas putusan itu pihaknya (AZ red) mengajukan Banding.

Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai Ajie Prasetya, membenarkan pihaknya telah menerima putusan banding itu, dimana dalam putusannya, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi menguatkan putusan pengadilan tindak pidana korupsi Makassar yang sebelumnya memutus terdakwa AZ melanggar pasal 3 UU tipikor dengan pidana penjara 1 tahun dan dibebankan membayar UP (uang pengganti) sebesar 79 juta subsider 6 bulan dan denda 50 juta rupiah subsider 2 bulan.

“Jadi sesuai putusan banding, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi menguatkan putusan Pengadilan tindak Pidana Korupsi Makassar yang sebelumnya,” ungkap Ajie, Selasa,(31/8)

Atas putusan Pengadilan Tinggi Makassar terhadap kasus tersebut, lanjut Ajie, maka tim Jaksa Penuntut Umum masih mempelajari salinan putusan tersebut untuk memutuskan apakah mengajukan Kasasi atau tidak.

“Tim JPU masih mempelajari salinan putusannya, apakah kasasi atau tidak. Sementara untuk terdakwa AZ dalam kasus ini menjalani tahanan kota,” jelasnya. (*)