oleh

Penyorot Izin Reklamasi Disindir Netizen

PAREPARE, RAKSUL- Sorotan pembangunan reklamasi anjungan Cempae yang disebut dapat merusak lingkungan dan mengancam ruang hidup masyarakat malah dinyinyir netizen.

Sejumlah netizen di akun instagram Parepareinfo berkomentar dan malah menghujat penyorot pembangunan reklamasi anjungan Cempae.

“Kenapa nda sekalianjadipi baruki protes, daripada jd t4 pembuangan sampah mending dijadikan objek wisata lebih cantik dilihat,” tulis pemilik akun @itsme.anggisonia.

“Haduh, waseng takkalami janganmi caciwi jadipi nadiliat apa lagi ini pembangunan demi sedikit di Parepare,” komentar @4ndi.depu.

“Jangan cuma berani mengkritik tapi tdk tau dan tdk bisa menilai apa yg dibangun pemerintah sebab pembangjnan di kota jtu wajar daripada begitu-bgitu terus,” sambung dia.

@hasbullah079 menimpali “lihat kota Dubai diblnh bagus, giliran kotax mau dibagusin ad aja dipermasalahkan, sampah di mana” nda pernah dipungut cuma bs ngomong pencemaran sama dangkal, otak subsidi,” ujar netizen ini, frontal.

“Itu Singapura sang reklamasiji nabiking. Apakah lebih mundur daripada Indonesia? lagu lama ini, mau lgi krbagian proyek,” sindir netizen lain.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, pembangunan Anjungan Cempae, merupakan salah satu upaya penataan kawasan wisata di Cempae, Kelurahan Watang Soreang.

Taufan menjelaskan, pembangunan seluas 6.000 meter persegi tersebut, nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti fasilitas fitnes outdoor, area foodcourt, dermaga untuk nelayan, tribun untuk kegiatan masyarakat, sky bridge, dan berbagai fasilitas lainnya.

“Hadirnya Anjungan Cempae diharapkan dapat menunjang sektor pariwisata, menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Cempae yang tentu diharapkan dapat lebih menghidupkan masyarakat sekitar,” papar Taufan. (*)