oleh

PDIP Belum Temukan Sosok Pengganti Nurdin Abdullah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Beberapa partai Politik (parpol) saat ini sudah mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024 mendatang.

Saat ini mereka sudah menampilkan sosok yang akan diusung pada pesta demokrasi ini. Seperti Demokrat memiliki kader potensial seperti Ilham Arief Sirajuddin dan Ni’matullah. Golkar ada nama Taufan Pawe dan Nurdin Halid. Sementara di Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras. NasDem ada nama Rusdi Masse dan Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.

Berbeda dengan PDIP Perjuangan, saat ini kehilangan sosok yang akan didorong pada Pilgub mendatang. Walau sebelumnya partai berlambang Banteng Moncong Putih ini sebagai pemenang pada pilgub 2018 lalu bersama Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.

Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni menyatakan, bicara pilgub masih jauh dan tahapannya pun belum jelas, apalagi saat ini masih situasi pandemi. “Apa lagi Gubernur yang sekarang masih ada. Biarkan dia bekerja dulu,” katanya.

Soal langkah PDI Perjuangan ke depan. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel ini belum bisa ditentukan karena kata dia baginya tahapan masih jauh dan saat ini PDIP fokus membantu pemerintah.

“Kalau PDIP belum bicara kesitu, belum juga tahapan. Apanya mau dibicarakan kalau belum mulai tahapan,” ujarnya.

Akan tetapi, saat ini pihaknya masih melakukan penguatan struktural, penguatan mesin partai. Dimana kata dia mesin partai sekarang diterjunkan untuk penanganan pandemi covid-19. membantu masyarakat disaat seperti ini bukan dia pikirkan untuk 2024.

“Karena masyarakat akan melihat siapa yang ada bersama mereka saat susah,” kata Rudi.

Terkait posisi Andi Sudirman Sulaiman yang belum memiliki partai politik apakah dia akan rekrut. Pihaknya tidak mengambil pusing walau PDIP menjadi partai pengusung. “PDI Perjuangan itu lebih pada ideologi untuk merekrut kader ketika se ideologi pasti akan direkrut,” jelasnya.

Pakar Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Ali Armunanto mengemukakan, jika PDI Perjuangan saat ini masih menjagokan Andi Sudirman Sulaiman dan tidak ada pilihan lain jika Pilgub 2024 mendatang tak mengusungnya lagi.

“Paling nanti yang dia kejar (PDIP) sandingkan dengan orang yang bisa mendobrak elektabilitasnya,” katanya.

Andi Ali juga menilai, walau Andi Sudirman sampai saat ini belum bersikap ke mana dia akan bergabung, karena pada Pilgub 2018 lalu bukan dia yang bergerak tapi kakaknya Andi Amran Sulaiman. “Tapi ikatan itu antara PDIP dengan Andi Sudirman Sulaiman masih ada,” kata dia.

Ia melanjutkan. jika PDI Perjuangan masih ingin menjadi pemenang Pilgub mendatang maka dia harus tetap bersama Andi Sudirman Sulaiman. Karena sejak dia menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur eletoralnya semakin naik.

“Kalau kita bandingkan dengan kandidat lain, beliau (Andi Sudirman) masih bagus dan ini tidak boleh disia-siakan oleh PDIP,” tutup Andi Ali. (*