oleh

Baru 39 Persen, DPRD Bulukumba Soroti Serapan Anggaran di OPD

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Bulukumba 2021, berjalan lamban. Serapan anggaran di semua organisasi perangkat daerah (OPD), masih dibawah target.

DPRD Bulukumba menyoroti serapa anggaran di triwulan Ketiga ini yang masih berada di angka 39 persen. Padahal, di triwulan Ketiga serapan anggaran sudah semestinya berada diangka 55 persen sesuai dengan target yang ditetapkan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean, kepada wartawan mengatakan, serapan anggaran APBD yang masih rendah ini telah disikapi DPRD. Anggota DPRD Bulukumba telah melakukan rapat evaluasi terkait serapan anggaran di semua OPD.

Ia mengatakan, percepatan serapan anggaran sangat ditunggu masyarakat. Masyarakat menunggu manfaat dari APBD 2021, melalui perbaikan jalan, pertanian, sarana pendidikan, kesehatan dan perbaikan pelayanan publik lainnya.

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Juandy Tandean, mengakui pandemi Covid-19 memaksa kita melakukan refocusing anggaran. Sejumlah kegiatan yang sudah ditetapkan dalam APBD direlokasi untuk penanganan Covid 19.
OPD harus lebih kreatif dan inovatif dalm merealisasikan percepatan serapan anggaran, terutama untuk kegiatan yang prioritas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo, HM Daud Kahal, mengatakan sesuai data dari Bappeda, serapan anggaran sudah mencapai angka 40 persen. Belum tercapainya target serapan anggaran, dipengaruhi oleh refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. (*)